Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini hukuman empat anggota DPRD Sumut penerima suap

Ilustrasi, Tempo.co

Hukuman para wakil rakyat itu terkait suap pengesahan terhadap APBD Sumut tahun anggaran 2013, 2014 dan 2015

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jakarta, Jubi – Empat anggota dewan perwakilan rakyat daerah, provinsi Sumatera Utara divonis hukuman penjara oleh pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Mereka meliputi Arifin Nainggolan anggota DPRD Sumut 2014-2019 dan  Mustofawaiyah sama-sama dari fraksi Demokrat  yang divonis 6 tahun penjara.

Selain itu dua orang rekannya Sopar Siburian fraksi Partai Demokrat dan  Analisman Zalukhu fraksi PDI-Perjuangan divonis 4 tahun penjara dalam kasus yang sama. Mereka terbukti menerima suap dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

“Mereka terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” kata ketua majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, M Siradj, saat sidang putusan vonis, Senin, (8/4/2019).

Loading...
;

Berita terkait : KPK tetapkan 38 anggota DPRD Sumut tersangka korupsi

Tujuh Anggota DPRD Kota Malang diperiksa KPK

Warga desak kejaksaan tuntaskan dugaan korupsi APBD

Arifin Nainggolan dan Mustofawaiyah dihukum selama 6 tahun ditambah denda masing-masing Rp 500 juta jika bila tidak dibayar diganti pidana selama 4 bulan. Arifin juga dibebankan membayar uang pengganti Rp 530 juta yang bila tidak dibayar maksimal 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap maka diganti penjara selama 1 tahun.

Sedangkan Mustofawaiyah divonis membayar uang pengganti Rp 480 juta yang bila tidak dibayar maksimal 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap maka diganti penjara selama 1 tahun.

Vonis penjara itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menuntut agar Arifin Nainggolan dan Mustofawaiyah divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp 700 juta subsider 6 bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti Rp530 juta subsider 2 tahun penjara bagi Arifin dan Rp480 juta subsider 2 tahun penjara bagi Mustofawaiyah.

Baca juga : Tidak kooperatif, oknum anggota DPRD dijemput paksa Kejari Fakfak

Terpidana kasus korupsi dana bansos Sorong ditangkap di Baubau

Angota DPRD Sumut lain, Sopar Siburian dan Analisman Zalukhu dihukum selama 4 tahun ditambah denda masing-masing Rp 200 juta, jika tidak dibayar diganti pidana selama 3 bulan.

Majelis hakim yang terdiri dari M Siradj, Hastoko, Hariono, Ugo dan M Idris M Amin itu mewajibkan Sopar Siburian untuk membayar uang pengganti senilai Rp 270,5 juta subsider 6 bulan penjara dan kepada Analisman Zalukhu sebesar Rp 400 juta subsider 6 bulan penjara.

Vonis penjara itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menuntut umum. Selain itu hakim juga mencabut hak politik keempat terdakwa.

“Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa 1, terdakwa 2, terdakwa 3 dan terdakwa 4 berupa pencabutan hak dipilih dalam pemilihan jabatan publik masing-masing 3 tahun terhitung para terdakwa selesai menjalani pidana pokoknya,” ungkap Siradj menegaskan.

Atas vonis itu, Arifin Nainggolan dan Mustofawaiyah menyatakan pikir-pikir selama 7 hari. Sementara Sopar Siburian dan Analisman Zalukhu langsung menyatakan menerima.

“Saya saya menerima putusan ini dan saya memohon saat dieksekusi saya dipertimbangkan ditahan di lapas Tanjung Gusta Medan,” kata Sopar Siburian.

Hukuman para wakil rakyat itu terkait suap pengesahan terhadap APBD Sumut tahun anggaran 2013, 2014 dan 2015. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top