HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini keuntungan Persipura pulangkan JFT

Jacksen F. Tiago – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Nama Jacksen F. Tiago memang sudah tidak asing lagi bagi dunia sepak bola Indonesia bahkan untuk masyarakat Papua. Papi negro sapaan akrabnya, lahir di Rio de Janeiro, Brasil 28 Mei 1968 silam adalah seorang mantan pemain sepak bola dari Brasil yang pernah bermain serta melatih Persebaya Surabaya.

Dia adalah salah seorang striker asing yang paling terkenal dan mempunyai karier sebagai pemain dan pelatih yang sukses di Indonesia. Sebagai penduduk yang lama tinggal di Indonesia, JFT fasih berbahasa Indonesia dan Jawa.

Sukses sebagai pemain, JFT juga sukses sebagai pelatih. Sebagai pemain, JFT pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik di Liga Indonesia pada musim 1999/1997 saat membela Persebaya Surabaya, dan pada musim tersebut juga JFT mengantarkan Persebaya menjuarai kompetisi tertinggi di tanah air.

Sedangkan sukses sebagai pelatih bermula ketika mantan pemain Home United tersebut menandatangani kontrak sebagai pelatih di Persipura Jayapura. Selama kepemimpinannya di Mutiara Hitam julukan Persipura, JFT telah memberikan tiga gelar Liga Super Indonesia di musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2012-2013.

Loading...
;

JFT juga pernah ditunjuk oleh Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk menjadi asisten pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam menghadapi Arab Saudi pada babak Kualifikasi Piala Asia AFC 2015. Pada April 2013, ia resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.

Walaupun setelah hengkang dari Persipura Jayapura, JFT sama sekali belum pernah mengangkat piala bersama klub yang dilatihnya. Terakhir, JFT dengan terpaksa harus mengundurkan diri dari tim Barito Putra yang dilatihnya kurang lebih 2,5 tahun karena prestasi klub terpuruk hingga masuk dalam zona degradasi di kompetisi Shopee Liga 1, 2019.

Kini, JFT sedang menganggur, dan Persipura butuh seorang pelatih yang betul-betul memahami karakterbermain anak-anak Persipura. Kenapa harus betul-betul mengenal karakter bermain anak-anak Papua? Saat ini Persipura butuh bangkit dari keterpurukannya. Selain itu, JFT dikenal dengan ketegasannya terhadap para pemain yang sering melakukan indisipliner. Sosok JFT sangat tepat untuk mengangkat keterpurukan Persipura saat ini.

Manajemen tidak mungkin akan mengambil pelatih yang sama sekali belum mengenal karakter permainan Persipura, karena apabila hal tersebut dilakukan, maka pelatih tersebut akan senasib dengan beberapa pelatih terdahulu yang didepak karena tidak bisa mengangkat prestasi Persipura sesuai dengan harapan dari manajemen.

Apakah JFT? Nama JFT memang santer diberitakan oleh sejumlah media massa baik itu media cetak maupun online. Namun hingga kini, JFT sendiri dalam berbagai kesempatan mengatakan dirinya belum berpikir untuk kembali melatih setelah meninggalkan Barito Putra.  JFT kepada media lebih senang-senangnya mengurus anaknya yang baru berusia delapan bulan.

Kabar terbaru, JFT sedang berada di Spayol bersama anak pertamanya Hugo Samir yang juga berprofesi sebagai pemain bola. Hari-hari pelatih asal Brasil ini banyak dihabiskan memantau perkembangan sang anak yang kini bermain di Barito Putera U-16 tahun.

JFT mengaku, anaknya berangkat bersama akademi sepak bola ASIOP dalam program Tour de Spain, 27 Juni-6 Juli 2019. Dengan memboyong 36 pemain dalam tiga kelompok usia (9, 11, dan 14 tahun). Di Spanyol nanti Hugo dan pemain lain akan mendapat pelatihan khusus (coaching clinic) selama dua hari dari pelatih-pelatih CD Leganes di Madrid dan satu hari coaching clinic di Barcelona.

“Kegiatan saya masih di Jakarta, baru antar Hugo ke Spanyol,” kata Jacksen.

Namun ada kabar yang menyebutkan bahwa latihan Persipura pagi hari tadi merupakan materi latihan yang telah diberikan oleh sang pelatih baru yang hingga kini belum bersama-sama dengan Ian Louis Kabes dan kawan-kawan. Artinya bahwa, Persipura sebenarnya sudah mengontrak pelatih pengganti Luciano Leandro, namun sang pelatih belum bisa bersama-sama dengan pemain dalam sesi latihan tersebut.

Dengan begitu, nama JFT sudah barang tentu akan menukangi Persipura untuk menghabiskan satu musim kompetisi 2019. Asisten Manajer (Asmen) Persipura, Ridwan Madubun saat dihubungi Jubi melalui sambungan telepon selular, Senin (8/7/2019) untuk mengkonfirmasi perkembangan apakah sudah ada kepastian pelatih baru Persipura bisa menangani tim saat Persipura melawan tamunya Perseru Badak Lampung FC, namun nomor yang dihubungi tidak aktif atau berada di luar jangkauan.

Jubi juga sudah berusaha untuk mengirimkan pesan melalui aplikasi Whatshap, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada balasan dari Bento sapaan akrabnya yang juga mantan wartawan itu. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top