HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini kondisi terkini gempa 6 SR Bali

Ilustrasi retak akibat gempa, pixabay.com

“Murid-murid sekolah di Kabupaten Jembrana berhamburan keluar, salah satunya murid di MTs Darussalam Pengambengan, Negara. Semuanya panik, termasuk guru,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Denpasar, Jubi – Gempa berkekuatan 6.0 Skala Richter (SR) mengguncang sejumlah wilayah di Provinsi Bali, di antaranya Nusa Dua, Denpasar, Tabanan dan Jembrana. Gempa terjadi pada  Selasa, (16/7/2019)  pukul 07:18:36 WIB, dan tidak berpotensi tsunami.

Informasi dari BMKG Denpasar menyebutkan gempa yang berpusat di 9.11 lintang selatan, 114.54 bujur timur, dengan kedalaman 68 kilo meter itu terjadi di 83 kilo meter barat daya Nusa Dua.

“Murid-murid sekolah di Kabupaten Jembrana berhamburan keluar, salah satunya murid di MTs Darussalam Pengambengan, Negara. Semuanya panik, termasuk guru,” kata warga Negara, Kabupaten Jembrana,  Irfan.

Loading...
;

Baca juga : Gempa Sarmi membuat warga panik

Terjadi sejumlah gempa susulan di Ternate

Rumah sakit Kasonaweja, Mamberamo, Papua rusak karena gempa

Tercatat sejumlah sekolah dasar di wilayah Kabupaten Badung, Bali, mengalami rusak akibat bumi yang terjadi di laut pada jarak 80 kilo meter arah selatan Kota Negara, Jembrana, Bali, di kedalaman 104 kilo meter.

“Kerusakan yang terjadi di sekolah kami itu paling parah ada retak di bagian tembok ruangan kelas,” ujar Kepala Sekolah SD Negeri 8 Ungasan, Badung, Wayan Santika.

Selain keretakan pada bagian tembok, ia mengatakan beberapa genteng di atap bangunan sekolah juga runtuh saat gempa.

“Untungnya saat genteng runtuh tidak ada siswa yang berada di bawahnya. Saat itu siswa sedang jam istirahat dan memang berada di luar ruangan kelas,” katanya.

Hal yang sama terjadi di SD Negeri 11 Jimbaran, Badung, di sekolah tersebut tampak genteng di sejumlah bangunan sekolah runtuh. Kondisi itu membuat  siswa menangis namun segera ditenangkan oleh para guru.

Plt Kalaksa BPBD Badung, I Wayan Wirya, membenarkan adanya korban luka ringan akibat gempa bumi di sekolah tersebut.

“Para guru dan siswa yang mengalami luka ringan sudah langsung mendapatkan penanganan medis dari tim kami,” ujar I Wayan.

Ia menjelaskan sejumlah bangunan di Badung juga mengalami kerusakan akibat diguncang gempa. Tercatat sekolah yang rusak di antaranya, SD Negeri 1, 3, 5 dan 8 Ungasan, SD Negeri 1 dan 2 Tuban, SMP Negeri 2 Ungasan, SMP Negeri 5 Kuta Selatan.

“Dan sejumlah sekolah lain yang masih terus kami data,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top