Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini masukan terhadap PDAM soal sanksi bagi penunggak

Ilustrasi Air Bersih/ wikipedia.org

PDAM Jayapura bakal menggelar operasi besar-besaran kepada 15.480 pelanggan yang tak melakukan kewajibannya pembayaran selama 3 tahun.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, yang juga dewan pengawas Perusahaan Daerah  Air Minum (PDAM) Jayapura, meminta agar pemutusannya pelanggan PDAM dimulai dari penunggak terbesar. Ia menyarankan agar pemutusan penunggak terhada[ perushaan layanan itu bisa  dimulai dari urutan, BUMN, Instansi Pemerintas, Swasta, Masyarakat menengah ke atas dan terakhir masyarakat menengah kebawah.

“Untuk rencana Direksi PDAM memutus pelanggan yang menunggak, sudah menjadi wewenang direksi guna melakukan tindakan jika sudah sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan PDAM, namun saran dewan pengawas untuk lebih mendahulukan penunggak terbesar dahulu,” kata Rustan Saru, Senin (9/12/2019).

Baca jugaPDAM Jayapura lancarkan operasi penertiban tunggakan pelanggan

PDAM Jayapura lancarkan operasi penertiban tunggakan pelanggan

Loading...
;

Pemalangan dibuka, pasokan PDAM kembali lancar

Rustan juga minta ketegasan persuhaan tersebut hendaknya juga dibarengi optimalisasi pelayanan di tahun 2020. “Kita sudah minta PDAM untuk tingkatkan dan optimalkan pelayanan kepada masyarakat 2020 agar tiap hari air bisa mengalir walaupun tidak satu hari full,” kata Rustan menambahkan.

Tercatat PDAM Jayapura bakal menggelar operasi besar-besaran kepada 15.480 pelanggan yang tak melakukan kewajibannya pembayaran selama 3 tahun.  Badan usaha daerah yang melayani kebutuhan air bersih itu akan bekerja sama dengan kepolisian serta kejaksaan serta stakeholder guna memperlancar pelaksanaan penertiban.

“Jumlah piutang tersebut merupakan akumulasi tunggakan pelanggan yang sejak tiga tahun lalu (2016-2019 ),”  kata Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna.

Menurut Entis, pelanggan yang menunggak didominasi dari kelompok rumah tangga menengah atas, dengan total tunggakan berkisar Rp 25 Miliar dan sisanya Rp 8 Miliar  dari kelompok lainnya.

“Tunggakan yang terbanyak itu adalah kelompok rumah tangga menengah keatas berjumlah 15.480 rekening dari 34 ribuan pelanggan,” ujar Entis menjelaskan.

Tunggakan tersebut, kata Entis menjadi faktor yang mempengaruhi sirkulasi keuangan PDAM Jayapura. Sedangkan PDAM Jayapura  tak ada mekanisme penghapusan atau pemutihan hutang. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top