HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini sikap Inggris ketika staf konsulatnya ditahan oleh China

Ilustrasi, pixabay.com

Stafnya konsulat Inggris Simon Cheng tidak kembali bekerja pada 9 Agustus setelah mengunjungi kota tetangga Shenzhen sehari sebelumnya.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Beijing, Jubi – Inggris pada menyatakan sangat prihatin soal laporan anggota stafnya di konsulat bekas jajahan mereka, Hong Kong ditahan di China daratan. Stafnya bernama Simon Cheng tidak kembali bekerja pada 9 Agustus setelah mengunjungi kota tetangga Shenzhen sehari sebelumnya.

Hong Kong dicengkeram aksi protes antipemerintah dalam beberapa pekan belakangan. Beijing menuduh Inggris dan sejumlah negara Barat lainnya ikut campur dalam urusan internal mereka.

Inggris, Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya mendesak China agar menghormati konsep “satu negara, dua sistem” saat Hong Kong kembali ke China pada 1997.

Loading...
;

“Kami sangat prihatin soal laporan bahwa anggota tim kami ditahan saat kembali ke Hong Kong dari Kota Shenzhen,” kata perwakilan Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris dalam satu pernyataan, Selasa, (20/8/2019).

Pemeirntah Inggris menjamin dukungan kepada keluarga korban dan berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak berwenang di Provinsi Guangdong dan Hong Kong.

Kementerian Luar Negeri China dan Kepolisian Hong Kong tidak langsung menanggapi permintaan untuk berkomentar. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top