Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini surat edaran sejumlah kampus terkait demonstrasi mahasiswa

Demonstrasi mahasiswa di Kota Semarang, Edi Faisol/Jubi

Isi surat edaran itu mengingatkan mahasiswa agar berhati-hati dan waspada terhadap aksi-aksi yang bisa memprovokasi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Depok, Jubi – Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Muhammad Anis, mengeluarkan surat edaran ditujukan kepada para mahasiswanya yang berunjuk rasa di Gedung DPR RI. Isi surat edaran itu mengingatkan mahasiswa agar berhati-hati dan waspada terhadap aksi-aksi yang bisa memprovokasi.

“Kepada seluruh anak didik untuk berupaya mengedepankan dialog serta diskusi dalam membangun kebersamaan sesama anak bangsa, demi persatuan dalam membangun Indonesia,” kata Rektor UI, Prof. M. Anis, dalam surat edaran yang dikeluarkan, Selasa, (24/9/2019).

Baca juga : AMPTPI: Tak ada yang menunggangi aksi mahasiswa Nonton aksi mahasiswa Papua di Malang calon pendeta ini kembali diancam

Aksi mahasiswa Papua di Surabaya dibatalkan polisi

Loading...
;

Surat Edaran Nomor: peng-474/UN2.R2.4 /HMI.04.Informatika/2019 ini, Rektor UI itu mengimbau dan meminta kepada seluruh sivitas akademika senantiasa tidak mudah terprovokasi.

“Kami juga meminta agar mahasiswa selalu menjaga ketertiban sosial, selalu mematuhi imbauan dan arahan dari petugas penegak hukum, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan aturan yang berlaku,” kata Anis menambahkan.

Hal yang sama juga dilakukan Rektor Universitas Pancasila (UP) Prof. Wahono Sumaryono, yang mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 0320/Plh.R/UP/IX/2019. Surat edaran itu memberi pesan kepada mahasiswanya yang ikut berunjuk rasa di DPR RI agar menyampaikan aspirasi dengan mempertimbangkan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pimpinan UP menyampaikan kepada seluruh sivitas akademika untuk tidak mengabaikan hak dan kewajiban dalam perkuliahan,” kata Wahono.

Rektor UP juga mengingatkan dalam menyampaikan aspirasi sebaiknya didahului kajian materi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Partisipasi terhadap aksi merupakan pilihan pribadi dan menjadi tanggung jawab pribadi,” katanya.

Ribuan mahasiswa Universitas Pancasila (UP) melakukan aksi unjuk rasa ke DPR RI menumpang 15 bus Koantas Bima dan satu bus Mayasari Bakti.

Mereka menggunakan jaket almamater berwarna biru. Ribuan mahasiswa itu berasal dari berbagai fakultas, antara lain, Fakultas Teknik, Farmasi, Psikologi, dan Fakultas Ekonomi. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top