Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ini tantangan baru ketika Puskesmas sudah dibangun di daerah terpencil

Ilustrasi layanan medis, pixabay.com

 

Pembangunan sarana yang sangat membantu pelayanan kesehatan itu masih menyisakan  persoalan kesiapan standar SDM.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai, menyampaikan apresiasi terhadap kementerian kesehatan yang telah membangun Puskesmas di seluruh kampung-kampung di seluruh Indonesia, khususnya daerah-daerah terpencil di Papua.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada kementerian kesehatan. yang sedang membangun fasilitas kesehatan di mana-mana,” kata Giyai kepada wartawan, Jumat, (13/12/2019).

Baca juga : Tenaga medis, prioritas dalam penerimaan CPNS

Loading...
;

Tenaga medis diminta layani pasien dengan senyum

Pengungsi masih membutuhkan tenaga medis

Namun Giyai mengatakan pembangunan sarana yang sangat membantu pelayanan kesehatan itu masih menyisakan  persoalan kesiapan standar SDM.

“Itu yang harus diutamakan oleh pemerintah daerah,” kata Giyai menambahkan.

Menurut dia selama ini yang sukses pembangunan sarana prasarana, sedangkan Puskesmas yang  sudah dibangun harus ada dokter dan sembilan tenaga kesehatan.

“Ada sembilan standar itu yang harus dipenuhi oleh setiap Puskesmas di kampung-kampung. Perawat bidan ahli gizi analis kesehatan lingkungan sanitasi juga tenaga kesehatan” kata Giyai menjelaskan.

Ia mengaku sedang menggenjot kebutuhan SDM untuk memenuhi tenaga kesehatan di kampung-kampung di Papua. Cara moratorium CPNS khusus bagi tenaga kesehatan dan guru itu harus dibuka untuk memberi kesempatan tamatan Poltekkes Kemenkes yang jumlahnya mencapai ribuan arang setiap tahun.

“Mereka nganggur kalau kemudian dibuka maka tenaga kerja kesehatan di Puskesmas yang telah dibangun itu dapat terisi dengan tenaga tenaga yang andal,” katanya.

Menurut dia Pemerintah Daerah punya andil untuk membuka kontrak kerja sama tenaga honorer dengan kampus untuk mendatangkan dokter agar mereka ini yang melayani masyarakat. Selain itu  harus ada anggaran khusus untuk tenaga profesi di bidang kesehatan.

Tercatat ada berapa kabupaten di Papua yang berinovasi melakukan kontrak kerja sama seperti itu di antaranya  Lanny Jaya dan Pegunungan Bintang.

Hal itu dibenarkan Bupati Puncak, Wilem Wandik,  yang akan melakukan kerja sama dengan kampus di Indonesia bagian barat untuk memenuhi tenaga medis.

“Tujuannya untuk mendatangkan tenaga dokter yang dibutuhkan Puskesmas,” kata Wandik. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top