HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Iran janji akan amankan selat Hormuz

Bendera Iran, pixabay.com

Sementara itu Prancis, Italia, Belanda dan Denmark mendukung misi angkatan laut pimpinan Eropa untuk memastikan bahwa pengiriman melalui Selat Hormuz aman.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dubai, Jubi – Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, menyatakan negaranya berjanji akan mengamankan Selat Hormuz dengan tak akan membiarkan gangguan apapun dalam pengiriman di jalur perairan utama tersebut.

Sementara itu Prancis, Italia, Belanda dan Denmark mendukung misi angkatan laut pimpinan Eropa untuk memastikan bahwa pengiriman melalui Selat Hormuz aman.  Hal itu disampai tiga diplomat senior Uni Eropa pada Selasa setelah Inggris mengusulkan gagasan itu pascapenyitaan tanker minyak berbendera Inggris oleh Iran.

“Iran akan melakukan upaya terbaiknya untuk mengamankan kawasan tersebut, terutama Selat Hormuz, dan tidak akan membiarkan gangguan apapun dalam pengiriman di wilayah sensitif ini,” kata Araqchi kepada Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, seperti dilansir IRNA, , Selasa, (23/7/2019).

Loading...
;

Baca juga : Inggris tak terima penyitaan dua tanker oleh Iran

AS tuntut Iran lepaskan kapal yang ditangkapnya

Ini sikap negara Eropa terhadap kesepakatan nuklir Iran

Araqchi bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron dan menyampaikan pesan Presiden Hassan Rouhani kepadanya.”Mereka (Macron dan Araqchi) keduanya menekankan jalur diplomasi untuk menghadirkan perdamaian ke dunia,” katanya.

Le Drian sebelumnya menuturkan Prancis sedang berkoordinasi meningkatkan keamanan maritim di Teluk dengan sejumlah ibu kota Eropa namun berhenti sejenak untuk mendukung seruan misi angkatan laut dari Inggris guna memastikan pengiriman di kawasan tersebut aman.

Tercatat hampir seperlima minyak yang dikonsumsi secara global melintasi Selat Hormuz. Washington pada 9 Juli mengusulkan peningkatan upaya untuk melindungi perairan strategis di Iran dan Yaman, di mana AS menyalahkan Iran dan proksinya atas serangan tanker baru-baru ini, meski Iran membantah tuduhan tersebut.

“Ini bertentang dengan inisiatif Amerika yang soal tekanan maksimum untuk membuat Iran kembali pada sejumlah tujuan,” kata Le Drian. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top