Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Jacksen F Tiago, taktik dan strategi serta motivasi pemain Persipura

Jacksen F Tiago dan Dunga, mantan pelatih timnas Brasil, saat training bersama di Rio de Jeneiro, Brasil – Jubi/Dok pribadi Jacksen F Tiago

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ini merupakan kali kedua Jacksen F Tiago kembali ke Persipura. Coach Jacksen datang ke Mutiara Hitam di saat Boaz dan kawan-kawan tertatih-tatih meraih poin sempurna, baik laga tandang maupun kandang.

Tak heran, Jacksen mulai menjawab kebuntuan dengan hasil kemenangan di dua laga dengan poin sempurna, baik di kandang melawan Madura United maupun di tandang melawan Bhayangkara FC. Bahkan gol kemenangan berhasil dilesakkan Boaz T Solossa, el capitano Persipura alias generasi tersisa PON 2004.

Ini memang baru pertandingan awal, tetapi tanda positif sudah menunjukkan keberhasilan bertahan di Liga 1 Indonesia mulai terlihat.

Pelatih Jacksen F Tiago dalam meracik  tim tidak selalu berpatokan pada skema atau pola permain baik 4-2-3-1 atau pun 4-4-2.  Bagi Jacksen pola hanya nomor saja untuk menggambarkan tim dalam bertanding.

Loading...
;

“Saya tidak suka pola,” katanya beberapa waktu lalu, setelah selama enam tahun menukangi tim berjuluk Mutiara Hitam.

Tetapi menurut Jacksen fleksibilitas dalam permainan sangat tinggi dan yang bisa menentukan pola itu adalah kinerja tim. Tetap 11 lawan 11 tapi yang membuat formasi itu berhasil adalah kinerja dari pemain di lapangan.

“Kinerja yang sesuai dengan kebutuhan tim sehingga kita bisa meraih hasil maksimal,” katanya.

Perlahan, poin sempurna mulai kembali diraih skuad berjuluk Mutiara Hitam. Hal ini membuat Titus Bonay angkat suara bahwa coach Jacksen sudah membangkitkan semangat tim untuk berjuang dan kerja keras.

Mantan kapten Sriwijaya FC ini menambahkan ada perubahan taktik dan strategi dengan kehadiran coach Jacksen.

“Strateginya memang ada sedikit berbeda dengan pelatih-pelatih terdahulu,” kata Tibo, eks skuad PON 2008 Papua, rekan seangkatan Lukas Mandowen, Octo Maniani, dan Imanuel Wanggai.

Hal senada juga dikatakan Todd Rivaldo Ferre yang meledak bersamaTimnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2018 di Jakarta melawan Qatar. Wonder kid jebolan SSB Imanuel Sentani ini pun angkat bicara soal kehadiran coach Jacksen F Tiago.

Bagi putra kandung dari Agus Ferre ini, kemenangan dua kali beruntun Persipura tak lepas dari andil pelatih Jacksen F Tiago. Menurut pemain terbaik Persipura U-19 ini, pelatih Jacksen telah memberikan efek besar bagi dia dan rekan-rekannya.

Ferre menambahkan ada perbedaan dengan pelatih lain karena pelatih Jacksen fokus dari luar lapangan, ada kebersamaan hingga sampai ke dalam. Hal ini lanjut Ferre membuat tim Persipura meraih hasil yang bagus dalam dua laga perdana ini.

Saatnya pemain muda bangkit

Jacksen F Tiago terkenal dengan memasukkan pemain-pemain muda Persipura jelang laga akhir maupun tampil penuh. Todd Rivaldo Ferre bisa bermain penuh saat melawan Bhayangkara FC maupun Madura United. Begitu pula Gunansar Mandowen masuk sebagai super sub memacu lini depan Persipura. Jebolan Persipura U-19 masih ada wing bek kiri David Rumakeik yang kini masuk timnas U-22, Rolando Wanma dan Patrick Womsiwor jebolan SSB Emsyik Waena.

Selain itu masih ada pemain penengah antara lain Marinus Manewar, M Tahir, Imanuel Wanggai, Titus Bonay sebagai generasi perantara antara Boaz, Ian Kabes, Tinus Pae, Ricardo Salampessy, dan Johanes Tjo E jelang akhir masa keemasan mereka.

Tugas Jacksen memang tidak ringan membawa Persipura lolos dari jurang degradasi dan menyiapkan tim muda plus senior mengikuti kompetisi berikutnya. Pasalnya, kata Ricardo Salampessy, gab yang besar antara pemain masih ada dan perlu dihilangkan.

Pelatih Jacksen F Tiago punya kemampuan untuk membangkitkan kembali gaya permainan Persipura dari kaki ke kaki dan satu dua sentuhan. Penguasaan bola yang lama melahirkan peluang untuk memenangkan setiap laga.

Tentunya dengan kerja keras, kebersamaan, kekeluargaan, dan dukungan doa masyarakat Papua sebab hanya Persipura saja yang bertahan. Perseru dan Persiram Raja Ampat sudah berpindah tangan, jangan sampai Persipura menyusul. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top