HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Jadi mata-mata Inggris, warga Iran dihukum 10 tahun penjara

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

London, Jubi – Pengadilan Iran, telah memvonis seoarang warganya 10 tahun penjara karena menjadi mata-mata untuk Inggris. Hukuman itu dilakukan saat ketegangan antara Teheran dan sejumlah negara Barat atas kesepakatan nuklir dan program misil meningkat.

“Seorang warga Iran yang menjalankan tugas di meja Iran di British Council dan sedang bekerja sama dengan badan intelijen Inggris … divonis 10 tahun penjara setelah adanya pengakuan yang jelas,” kata juru bicara pengadilan, Gholamhossein Esmaili, dikutip Kantor Berita Fars, Senin, (13/5/2019)

Esmaili mengatakan seseorang yang divonis bertugas mengurusi proyek “infiltrasi budaya” di Iran. Pihaknya tidak mengidentifikasi orang tersebut maupun menyebutkan secara spesifik apakah ia juga berkewarganegaraan Inggris.

Kantor Luar Negeri Inggris tidak segera menanggapi email yang memintanya untuk berkomentar. British Council merupakan organisasi internasional Inggris untuk hubungan budaya.

Loading...
;

Penangkapan warga Iran yang dituduh melakukan spionase meningkat sejak Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tahun lalu mengatakan bahwa terdapat ‘infiltrasi’ agen Barat di negara tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top