HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Jalan rusak, Warga: Timbun pasir bukan solusi

Jalan rusak, Warga: Timbun pasir bukan solusi

Kendaraan saat melintas di jalan masuk Pasar Pharaa Sentani yang beberapa hari lalu masih berlubang dan tergenang air, sekarang sudah ditimbun pasir – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Jalan masuk Pasar Pharaa Sentani yang dikeluhkan warga karena sudah beberapa bulan rusak parah -berlubang dan air menggenang- akhirnya ditimbun pasir. Penimbunan itu hanya untuk menutup lubang dan genanang air.

Seorang pengendara motor yang rutin berbelanja di Pasar Pharaa Sentani, Sonya Sobuber, mengatakan jalan berlubang yang sudah memakan banyak korban jatuh, seharusnya diperbaiki sebaik mungkin.

“Hambur pasir saja itu bukan solusi. Kalau bisa jalan ini dikasih tinggi, minimal disemen dulu kalo belum bisa diaspal, bukan hambur timbunan saja seperti begini,” katanya kepada Jubu, Rabu (10/7/2019).

Sonya menambahkan hambur timbunan seperti yang dilakukan sekarang, sudah pernah dilakukan dan hasilnya jalan kembali berlubang dan tergenang air bila hujan.

“Taruh timbunan tapi jalan ini pembuangan yang dong bilang got itu mana? Kita bisa lihat tidak ada got di situ, ya jelas akan tergenang lagi. Jadi harus ada solusi bukan hambur timbunan saja,” katanya.

Sonya juga mempertanyakan program Go Adipura yang selama ini digembar-gemborkan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Jalan ini ada di dalam kota bukan di luar kota. Pasar besar ini juga akan masuk dalam penilaian Adipura. Jalan ini harus baik supaya masyarakat yang masuk dan keluar merasa nyaman. Urus barang kecil seperti ini saja belum bisa, mau Go Adipura,” ujar Sonya.

Frans, seorang sopir taksi Sentani-Hawai, mengatakan meski jalan itu ditimbun pasir atau material lain tetap saja akan rusak lagi.

“Tetap akan rusak karena yang pertama ereka rtmbun itu sudah hilang terbawa air,” jelasnya.

Menurutnya, solusi terbaik adalah membuat jalan ini benar-benar baik, bukan dengan tambal tutup seperti yang selama ini dilakukan.

“Buat sekali saja langsung baik, diaspal atau minimal dicor. Kalau ulang-ulang seperti yang sudah dilakukan sama saja buang-buang anggaran,” kata Frans. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)