Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Januari – Oktober 2019, 45 WNA langgar administrasi di Papua

Ilustrasi WNA – Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sepanjang Januari sampai dengan Oktober 2019, Kantor Imigrasi Kelas I Jayapura, Papua telah melakukan tindakan administrasi terhadap 45 warga negara asing atau WNA

Kepala Kantor Imigras Kelas I Jayapura, Gatut Setiawan mengatakan dari 45 WNA, 17 warga asing tahun ini telah dideportasi. Bahkan ada beberapa warga asing yang harus dikenai denda karena terbukti melakukan pelanggaran.

“Mereka (WNA) ini ada yang dari Amerika, Australia, Brazil, Cina, Denmark, Jepang, Perancis, dan lainnya termasuk PNG,” kata Gatut di Jayapura, Kamis (7/11/2019).

Menurut ia, pelanggaran yang dilakukan WNA beragam, baik penyalahgunan izin tinggal, overstay, tidak dapat menujukkan dokumen, serta masuk atau keluar wilayah indonesia tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Loading...
;

“Yang jelas tindakan administrasi itu bermacam-macam sesuai pasal 75 ayat 2,” ujarnya.

Sementara pengawasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, dirinya mendorong agar petugas bisa lebih ketat melakukan pengawasan. Sebab kata ia, saat ini pihaknya masih memproses tujuh warga negara PNG yang menyalahi aturan imigrasi.

“Ke depan untuk memperketat pengawasan orang asing di PLBN, kami bakal membentuk tim serta berkoordinasi dengan pihak terkait, karena pengawasan orang asing bukan hanya menjadi tanggung jawab Imigrasi saja. Melainkan, tanggung jawab bersama para pemangku kepentingan terkait,” katanya.

Sebelumnya, Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua mengungkapkan, masih banyak warga Papua maupun PNG yang hidupnya selalu berpindah-pindah di wilayah perbatasan. Untuk itu, diperlukan kerjasama semua pihak guna melakukan verifikasi dengan turun langsung di lapangan.

“Di sepanjang perbatasan negara pasti ada ditemui penduduk seperti itu, karena perbatasan yang ada saat ini tidak seperti daerah lain yang dipagari dan diberi tanda,” kata Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai.

Diketahui, data perlintasan di PLBN Skouw sejak Januari sampai dengan September 2019, WNI yang datang menggunakan ke PNG dengan paspor sebanyak 2095 orang. Sementara warga PNG yang datang menggunakan Kartu Lintas Batas (KLB) sebanyak 2.998. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top