HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

JCH Kloter 15 Papua tertunda 20 jam keberangkatannya ke Jeddah

Ilustrasi, jamaah calon haji di embarkasi Makassar – Jubi/Tempo.co

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Jamaah Calon Haji (JCH) kelompok terbang (kloter) 15 baru bisa bertolak ke Jeddah, Arab Saudi setelah menunggu hingga 20 jam karena imbas dari kerusakan pesawat pada kloter 14 yang tertunda 10 jam.

Wakil Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hasanuddin Makassar, Solihin, di Makassar, Kamis (18/7/2019), mengatakan tertundanya keberangkatan karena adanya gangguan teknis.

“Mengenai apa dan bagaimana gangguannya itu kami tidak terlalu paham tapi yang pastinya ada penundaan keberangkatan untuk beberapa kloter,” ujarnya.

Ia mengatakan keberangkatan JCH Kloter 15 asal Provinsi Papua ini berdasarkan jadwal awal berangkat pada Rabu (17/7) pukul 12.15 WITA.

Loading...
;

Namun karena ada penundaan keberangkatan imbas dari tertundanya kloter 14, juga berimbas pada jadwal keberangkatan untuk dua kloter lainnya yang berada di bawahnya.

Jamaah calon haji kloter 15 ini baru bisa berangkat sehari setelahnya pada Kamis (18/7) pukul 08.40 WITA atau tertunda sekitar 20 jam.

“Untuk kuota yang berangkat itu tetap utuh 450 orang ditambah 5 orang pendamping TPHI, TPIHI, dan TKHI,” katanya.

Sebelumnya, JCH Maluku yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 14 harusnya sudah mulai terbang (take off) pada Rabu (17/7) Pukul 01.15 WITA. Namun karena ada kendala pada pesawatnya baru bisa berangkat setelah pagi hari jelang siang atau sekitar 10 jam penundaan.

Sementara itu, jamaah calon haji (calhaj) asal Provinsi Papua yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 16 saat pemberangkatan menuju Tanah Suci tidak utuh sebanyak 450 orang sesuai dengan kuota yang ditentukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), karena ada seorang calhaj yang mengalami sakit.

“Untuk kloter 16 ini sesuai pendataan tidak utuh 450 orang karena ada satu calon haji tertunda keberangkatannya,” kata Solihin.

Ia mengatakan satu calhaj yang tertunda keberangkatannya itu adalah Kamasia Laso Yusuf, asal Kota Jayapura, yang tidak sempat masuk pemondokan di Asrama Haji Sudiang Makassar karena sedang sakit.

Solihin menyatakan Kamasia yang sedang mendapatkan perawatan di Kota Jayapura itu masih dipantau kondisinya hingga pulih agar bisa diberangkatkan pada kloter-kloter berikutnya.

“Untuk calon haji Kamasia ini kabar yang kami terima dari Kanwil Kemenag Papua sedang mengalami gangguan kesehatan dan sedang dirawat. Nanti kita tunggu saja kabar kondisi selanjutnya apakah memungkinkan diberangkatkan pada kloter-kloter selanjutnya atau tidak,” katanya.

Berdasarkan jadwal yang diterima dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Sultan Hasanuddin Makassar, pemberangkatan rombongan kloter 16 baru terlaksana Kamis (18/7) pukul 12.22 WITA.

Untuk calhaj kloter 16 sesuai jadwal awal harusnya berangkat pada Kamis (18/7) pukul 01.00 WITA. Namun karena adanya penundaan hingga 12 jam lebih, calon haji baru berangkat di siang harinya.

Pada kloter 16 ini jumlah calhaj reguler yang berangkat sebanyak 449 orang, terdiri atas 196 orang laki-laki dan 253 perempuan. Selain itu, ada tambahan 5 orang pendamping haji dari TPHI, TPIHI, dan TKHI. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)