Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Jelang puasa, harga bahan pangan di Kota Jayapura relatif normal

Suasana Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Menjelang bulan puasa, harga barang kebutuhan pokok seperti beras, gula, daging sapi, daging ayam, dan telur maupun komoditas pertanian di Jayapura, Papua, tidak mengalami kenaikan harga. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura mengimbau distributor setempat memantau perkembangan harga barang kebutuhan pokok itu.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura, Robert LN Awi mengatakan hingga dua pekan sebelum bulan puasa, harga barang kebutuhan pokok di Jayapura relatif normal. Awi menyatakan pihaknya memantau perkembangan harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern.

“Kami sudah mengimbau para pedagang dan distributor di Kota Jayapura untuk melakukan pengawasan terhadap adanya ulah beberapa segelintir orang yang memanfaatkan momen bulan puasa ini dengan menaikkan harga,” kata Awi di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (24/4/19).

Menurut Awi, Pemerintah Kota Jayapura, pedagang, dan distributor di Kota Jayapura telah bersepakat menjaga harga barang tetap terkendali sepanjang bulan puasa nanti. “Salah satu yang menyebabkan lonjakan harga karena ada beberapa oknum pedagang yang memanfaatkan momen ini untuk menarik keuntungan yang sebesar-besarnya. Kami minta kepada distributor mengawasi pedagang. Jika ada yang menaikkan harga, agar jangan dilayani lagi oleh distributor,” ujar Awi.

Loading...
;

Pemerintah Kota Jayapura akan terus memantau perkembangan, termasuk dengan inspeksi mendadak untuk mengecek harga barang kebutuhan pokok di pasar yang berada di Jayapura. Awi menyatakan kenaikan harga barang berkisar 5-7 persen masih akan ditoleransi.

“Kenaikan yang kami toleransi, yaitu antara 5-7 persen untuk setiap komoditas barang yang beredar di Kota Jayapura. Kami berharap tidak ada kenaikan barang. Kalaupun ada kenaikan harga, seharusnya itu terjadi pada saat lebaran, bukan pada saat bulan puasa,” jelas Awi.

Salah satu pedagang bawang di Pasar Hamadi, Mina mengatakan, harga bawang merah dan bawang putih mulai naik sejak dua pekan terakhir. “Harga bawang merah sekarang Rp50 ribu satu kilogram, sebelumnya saya jual Rp40 ribu. Sedangkan bawang putih Rp45 ribu satu kilogram, sebelumnya saya jual Rp40 ribu. Biasa, sudah mau puasa makanya harga-harga barang selalu naik,” kata Mina.

Diakui Mina, naiknya harga bawang dikarenakan kurangnya pasokan dari Surabaya sehingga pedagang pengencar menjual dengan harga tinggi.”Masa mau jual kembali modal. Kalau ambil mahal maka jualnya juga mahal. Saya berharap harga bawang cepat turun karena kasihan juga masyarakat yang ekonominya lemah. Kalau harga mahal kami juga kekurangan pembeli,” jelas Mina. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top