Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Jembatan Hamadi-Holtekham diberi nama Rumadij, ini alasannya

Jembatan Hamadi-Holtekham – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jembatan Hamadi-Holtekam sepanjang 733 meter yang membentang dari pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan ke Pantai Holtekham, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua akan diberi nama Rumadij.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPR Papua, Boy Markus Dawir mengatakan nama Rumadij sudah disepakati bersama dengan Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua, Pemerintah Kota Jayapura serta pihak adat Tobati-Engros.

“Nama itu dipilih para Ondoafi Kampung Enggros dan Tobati untuk Jembatan Holtekham-Hamadi karena Rumadij merupakan nama Ondoafi besar pertama di wilayah itu,” kata Boy Dawir, Jumat (25/10/2019).

Menurutnya, nama Rumadij digunakan untuk Jembatan Hamadi-Holtekham agar masyarakat Kota Jayapura bisa tahu tentang keondoafian Tobati dan Engros yang pertama.

Loading...
;

Ia berharap, tidak perlu ada pihak yang mempermasalahkan pemberian nama Jembatan Hamadi-Holtekham. DPR Papua akan memparipurnakan Perda pemberian nama jembatan tersebut dalam agenda non-APBD dalam waktu dekat.

Sementara Ketua Bapemperda Daerah DPR Papua, Ignasius W Mimin mengatakan pihaknya merumuskan peraturan daerah atau perda terkait pemberian nama jembatan tersebut.

Pemberian nama Rumadij untuk Jembatan Hamadi-Holtekham sesuai hasil pertemuan pihaknya dengan Ondoafi (kepala suku) Kampung Engros dan Kampung Tobati, Kota Jayapura pada Rabu (23/10/2019).

“Para Ondoafi Enggros dan Tobati sepakat memberikan nama jembatan itu Rumadij. Keputusan para Ondoafi ini final,karena mereka yang memiliki tanah hak ulayat dan wilayah adat tempat di mana jembatan itu dibangun,” kata Mimin.

Ia berharap, pemberian nama Jembatan Hamadi-Holtekham yang diusulkan para Ondoafi, juga dapat disetujui Pemerintah Kota Jayapura dan DPRD setempat.

“Ini bukan keinginan kami DPR Papua atau Pemprov Papua. Akan tetapi keinginan pemilik hak ulayat. Saya pikir wajar pemilik ulayat mengusulkan nama tersebut untuk menghargai leluhur mereka,” ujarnya. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top