HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Jenazah korban penembakan di Wagete akan dimakamkan besok

Foto ilustrasi – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Pastor Santon Tekege Pr menyatakan jenazah Yulius Mote, korban penembakan polisi di Wagete, Kabupaten Deiyai, Papua, pada Selasa (21/5/2019) akan dimakamkan pada Kamis (23/5/2019) pagi. Hal itu dinyatakan Pastor Santon Tekege Pr sebagai bantahan atas keterangan pers Kepolisian Daerah Papua yang menyatakan tidak ada warga Wagete yang tewas tertembak polisi pada Selasa kemarin.

Saat dihubungi di Wagete pada Rabu (21/5/2019), Pastor Santon Tekege Pr menyatakan keluarga Yulius Mote bersepakat untuk memakamkan jenazah Mote di sekitar markas Kepolisian Sektor Tigi. Pemakaman itu akan dilakukan pada Kamis pagi, dan hingga Rabu malam jenazah Mote masih disemayamkan di rumah keluarga korban di Kampung Okomokebo, Wagete.

“Saya membantah keterangan polisi yang menyatakan tidak ada warga Wagete yang tewas tertembak pada Selasa kemarin. Saya pastikan, satu warga bernama Yulius Mote tewas tertembak polisi. Saya sudah menghubungi Kapolres untuk memberitahukan hal itu,” kata Pastor Tekege.

Pastor Tekege menyatakan Yulius Mote yang masih berusia 18 tahun tewas tertembak di bagian kepala saat polisi menghalau massa yang membakar markas Kepolisian Sektor (Polsek) Tigi. “Yulius Mote tertembak di samping kantor Bank Papua yang terletak di Kampung Idege Wagete 1. Tembakan itu diduga berasal dari sebuah rumah di samping kantor Bank Papua,” kata Pastor Tekege.

Sebelumnya pada Rabu siang Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar keterangan pers di Jayapura, Papua, mengumumkan kronologi penembakan terhadap warga dan pembakaran markas Polsek Tigi. Dalam keterangan pers itu, Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menyatakan tidak warga Wagete yang tewas karena tertembak polisi.

Loading...
;

“Informasi (yang menyatakan) ada warga tertembak dan meninggal dunia itu tidak benar. Saya pastikan itu,” kata Kamal pada Rabu siang.

Akan tetapi, Kamal membenarkan bahwa seorang warga berinisial MD tertembak polisi di bagian kaki. Pastor Tekege menyatakan warga berinisial MD yang dinyatakan polisi tertembak di bagian kaki itu adalah Melianus Dogopia. Pastor Tekege membenarkan pernyataan Kamal bahwa Dogopia tertembak di bagian kaki pada Selasa kemarin, dan hingga Rabu masih menjalani perawatan di RSUD Nabire.

Dalam keterangan persnya pada Rabu siang, Kamal menyatakan Melianus Dogopia adalah satu dari empat orang pemuda yang mencegat dan memalak mobil di Wagete pada Selasa. Dalam kronologis yang dinyatakan Kamal, Melianus Dogopia dan tiga temannya mencegat dan memalak mobil yang sedang melintas di Wagete pada Selasa pukul 17.00 WP. Sopir mobil yang dipalang itu akhirnya mengadu ke markas Polsek Tigi.

“Anggota polisi datang ke lokasi melerai pelaku. Pelaku Melianus Dogopia sempat dibawa pulang oleh keluarganya, namun datang lagi membawa panah. Tiga anggota Polsek yang datang ke lokasi untuk membantu rekannya dicegat, hingga terjadi cekcok dan pelaku merusak mobil polisi,” kata Kamal.

Kamal menyatakan para polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun Melianus Dogopia tidak menggubrisnya. Polisi akhirnya menembak kaki Melianus Dogopia. Setelah itu, para polisi itu kembali ke markas Polsek Tigi.

Sekitar pukul Selasa 18.30 WP, sekitar 50 warga Wagete mendatangi Polsek Tigi. Kamal menyatakan para warga itu membakar markas Polsek Tigi. “Markas polsek habis. Termasuk tiga mobil dinas dan satu mobil yang diparkir di depan Polsek dirusak, kata Kamal.

Pada Rabu malam, Pastor Tekege menyatakan suasana di Wagete masih mencekam. Warga masih ketakutan, sehingga tidak bisa beraktivitas seperti biasa. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top