Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Jet tempur canggih Jepang jatuh

Ilustrasi jet tempur, pixabay.com

Jet itu menghilang di atas Samudra Pasifik di Jepang utara pada pada Selasa (9/4/2019).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tokyo, Jubi – Tim pencari dan penyelamat menemukan reruntuhan sebuah pesawat tempur siluman milik Jepang F-35, buatan Lockheed Martin. Jet itu menghilang di atas Samudra Pasifik di Jepang utara pada pada Selasa (9/4/2019).

“Kami menemukan reruntuhan dan memastikan bahwa itu adalah puing-puing F-35,” kata juru bicara Angkatan Udara Bela Diri Jepang, Rabu, (10/4/2019).

Baca juga : Taiwan kecam manuver jet China di garis maritim

Loading...
;

Jet pengebom AS terbang di laut China

Layang-layang api dibalas dengan pesawat jet Israel

Meski bangkai peswat ditemukan, namun pilot masih dicari. Tercatat jet tempur canggih satu kursi itu sedang terbang di sekitar 135 kilo meter sebelah timur pangkalan udara Misawa di Prefektur Aomori pada Selasa sekitar pukul 19.27 waktu setempat.

Pesawat tersebut berumur kurang dari setahun dan diterima Angkatan Udara Bela Diri Jepang pada Mei tahun lalu. Skuadron F-35 pertama yang dimiliki Jepang telah beroperasi di Misawa.

Pemerintah Jepang berencana membeli 87 pesawat jet siluman untuk memperbarui pertahanan udaranya di tengah kekuatan militer China yang meningkat.

Dengan kecelakaan pada Selasa, sudah ada dua jet F-35 yang jatuh sejak pesawat tersebut mulai terbang hampir dua dekade lalu. Insiden itu juga merupakan pertama kalinya pesawat jet tempur tipe A dari generasi kelima jatuh.

Pesawat jenis itu dirancang untuk menembus pertahanan musuh dengan menghindari pelacakan radar. Lockheed Martin, perusahaan yang membuat pesawat itu, akan mendampingi Angkatan Udara Bela Diri Jepang jika diperlukan.

Tercatat pada September tahun lalu, sebuah pesawat F-35B yang berkemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal (STOVL) milik AS jatuh di dekat Pangkalan Udara Korps Marinir Beaufort di South Carolina, Amerika Serikat. Peristiwa tersebut membuat pesawat jenis itu dilarang terbang untuk sementara. Lockheed Martin juga membuat jet tempur versi C, yang dirancang untuk dapat lepas landas dari kapal induk.

Jet-jet F-35 yang dibeli Jepang akan termasuk 18 pesawat STOVL jenis B, yang akan dioperasikan di pulau-pulaunya di dekat Laut China Timur.

Jet-jet tersebut dikirim ke Jepang oleh Lockheed Martin dan dirakit oleh Mitsubishi Heavy Industries Ltd di sebuah pabrik dekat Nagoya di Jepang tengah. Setiap pesawat bernilai sekitar 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,4 triliun, agak lebih mahal dibandingkan dengan biaya untuk membeli pesawat yang sudah selesai dirakit. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top