Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

JFT kembali ke pangkuan Mutiara Hitam

Jacksen F. Tiago – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

 Jayapura, Jubi – Persipura Jayapura akhirnya menambatkan pilihannya kepada mantan pelatih Barito Putra, Jacksen F. Tiago sebagai suksesor pengganti Luciano Leandro yang didepak oleh manajemen Persipura.

Ketua Umum (Ketum) Persipura Jayapura, Benhur Tommi Mano kepada wartawan, Selasa (9/7/2019) mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sang pelatih dan JFT pun mengiyakan akan menjadi pelatih bagi Ian Louis Kabes dan kawan-kawan.

“Memang sudah ada pertemuan dengan Jacksen Tiago, namun dia belum bisa bersama-sama dengan tim karena Jacksen harus meminta izin dulu sama bosnya (manajeme Barito Putra). Kita harus menjaga privasinya,” kata BTM sapaan akrabnya saat ditemui di Stadion Mandala pagi tadi.

Kata BTM yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura tersebut, antara pihaknya (manajemen Persipura) dengan Jacksen Tiago belum melakukan penandatanganan kerjasama, namun dirinya yakin, pelatih yang pernah sukses bersama Persipura tersebut akan kembali menangani tim Mutiara Hitam.

Loading...
;

“Iya, belum ada tandatangan kontrak. Tapi dia sudah mau ke sini, tinggal kita menunggu pamitan dari yang bersangkutan di klub lamanya,” ujarnya.

Terpisah, Asisten Manajer (Asmen) Persipura Ridwan Madubun kepada Jubi mengatakan hingga kini pihaknya belum bisa mengumumkan siapa nama dari pelatih Persipura yang baru karena masih menunggu kesiapan dari sang pelatih.

“Negosiasi memang sudah dilakukan, namun kami akan memberitahukan kepada media kalau pelatih tesebut sudah ada di Jayapura,” katanya.

Disinggung apakah yang bersangkutan adalah Jacksen F. Tiago, Bento sapaan akrabnya mengatakan, dirinya belum mau berkomentar soal itu.

“Teman-teman sudah tau, ada saatnya akan kami sampaikan kepada publik. Saat ini belum bisa. Tetapi dari pemberitaa teman-teman di media, saya yakin teman-teman sudah mengetahui siapa pengganti Luci,” ujarnya.

Dikatakan, sesuai dengan regulasi dari PSSI dan operator Liga, sebuah klub hanya bisa dipimpin oleh seorang asisten pelatih pada tiga pertandingan pasca pemutusan hubungan kerjasa sama antara klub dengan pelatih kepala.

“Besok (lawan Perseru Badak Lampung FC) baru laga kedua Persipura dipimpi oleh Asisten Pelatih. Kalau hingga pertandingan keempat, kita belum memiliki pelatih kepala, aturannya Persipura akan didiskualifikasi dari kepesertaanya di kompetisi tahun ini,” katanya.

Sekadar diketahui, JFT sudah tidak asing lagi bagi dunia sepakbola Indonesia bahkan untuk masyarakat Papua. Papinegro sapaan akrabnya, lahir di Rio de Janeiro, Brasil, 28 Mei 1968 silam adalah seorang mantan pemain sepak bola dari Brasil yang pernah bermain serta melatih Persebaya Surabaya.

Dia adalah salah seorang striker asing yang paling terkenal dan mempunyai karier sebagai pemain dan pelatih yang sukses di Indonesia. Sebagai penduduk yang lama tinggal di Indonesia, JFT fasih berbahasa Indonesia dan Jawa.

Sukses sebagai pemain, JFT juga sukses sebagai pelatih. Sebagai pemain, JFT pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik di Liga Indonesia pada musim 1999/1997 saat membela Persebaya Surabaya, dan pada musim tersebut juga JFT mengantarkan Persebaya menjuarai kompetisi tertinggi di tanah air.

Sedangkan sukses sebagai pelatih bermula ketika mantan pemain Home United tersebut menandatangani kontrak sebagai pelatih di Persipura Jayapura. Selama kepemimpinannya di Mutiara Hitam julukan Persipura, JFT telah memberikan tiga gelar Liga Super Indonesia di musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2012-2013. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top