HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

JFT: Persipura selalu menjaga harga diri

Kapten Persipura Boaz Solossa saat melakukan selebrasi setelah Samassa berhasil membobol gawang Batiro Putra – Jubi/Liga Indonesia baru.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jacksen F. Tiago (JFT) sukses membawa timnya mendulang poin penuh dikandang Barito Putra dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019.

Empat gol Persipura dicetak masing-masing M. Samassar menit ke 36, Andre Ribeiro menit ke 60, Titus Bonai menit ke 65, dan Ian Kabes menit ke 68.

Dengan kemenangan tersebut, Persipura berhasil naik ke posisi klasemen sementara dengan perolehan 20 poin dari 14 laga yang sudah dijalani. Dari 14 laga tersebut, Boaz Solossa dan kawan-kawan berhasil meraih lima kemenangan, lima laga imbang, dan empat kali mengalami kekalahan.

Sedangkan untuk Barito Putra, dengan kekalahan telak tersebut, berada di zona merah alias zona degradasi tepatnya di posisi 16 klasemen sementara dan baru mengumpulkan 12 poin dari 16 laga yang sudah dijalani oleh Roni Beroperai dan kawan-kawan.

Loading...
;

JFT sapaan akrabnya pelatih Persipura kepada Jubi melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (24/8/2019) mengatakan, dirinya mengaku bersyukur atas dua hasil di laga away kali ini, dan dengan hasil ini pihaknya akan semakin termotifasi menghadapi laga-laga sisa di putaran pertama.

“Saya bersyukur kepada Tuhan kerena kami berhasil meraih tiga poin di sini. Anak-anak sudah melakukan tugasnya dengan baik, meskipun saya menang, namun secara pribadi saya sedih juga karena ada beberapa teman saya di Barito dan bagaimanapun juga saya cukup lama di tim ini,” katanya.

Kata JFT, dirinya cukup memahami apa yang dialami mantan timnya tersebut, karena dengan kekalahan itu, Barito Putra semakin terpuruk di papan klasemen.

“Saya cukup memahami kondisi tim (Barito Putra) yang pastinya kecewa dengan hasil ini. Tapi seperti yang saya katakan kemarin, bahwa ini adalah sebuah tanggung jawab yang harus saya jalankan,” ujarnya.

Kinerja profesional yang dilakukannya merupakan tuntutan yang harus dipenuhi, untuk memberikan kepercayaan pada klub yang mendaulatnya sebagai pelatih.

“Saya harus profesional, dan saya harus melihat lambang yang ada di dada saya (Persipura). Saya mohon maaf kepada seluruh teman-teman di sini. Ini adalah bagian dari pekerjaan saya sebagai pelatih. Dan saya bersyukur karena kami bisa mendapatkan empat poin dari dua laga away,” katanya sembari mengatakan bahwa, hasil ini menjadikan Persipura terus rendah hati guna menatap laga untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Disinggung dengan kemenangan telah 4-0 tersebut karena dirinya pernah melatih tim Barito Putra sehingga segala kekuatan dan kelemahan mantan timnya dapat dengan mudah diredamnya, JFT membenarkan hal tersebut.

“Jelas memudahkan bagi saya karena saya tau persis gaya permainan tim dan juga karakter dari masing-masing pemain di Barito, tetapi yang jelas setelah saya pergi ada beberapa perubahan dalam tim. Saya selalu melakukan analisa terhadap setiap tim yang akan kami hadapi, jadi bukan hanya Barito,” ujarnya.

Dikatakan, walaupun dirinya bukan mantan pelatih Barito Putra pastinya cara kerja dan hasil yang diperoleh timnya tersebut tidak jauh berbeda.

“Saya tau persis bagaimana cara bermain Barito sejak ditangani coach Yunan (plt. Pelatih Barito Putra). Apa yang saya bangun di Persipura untuk melawan Barito bukan berdasarkan apa yang selama ini saya lakukan di Barito tetapi apa yang selama ini terjadi sejak coach Yunan menangani tim Barito. Saya melihat bagaimana Barito mencetak gol, proses bagaimana terjadi kebobolan,” ujarnya.

Hal tersebut juga dilakukan tim Barito kepada Persipura, namun kata JFT, dirinya lebih beruntung karena didukung pemain yang dapat menjalankan permainan yang lebih efektif.

Perbedaan antara Persipura dan barito ada pada dikaki para pemain, bagaimana Permainan Persipura pada babak kedua dimana Persipura cukup leluasa mengalirkan bola.

“Ketika anak-anak Papua memasuki lapangan, mereka selalu menjaga harga diri, seperti mewakili seluruh warga masyarakat Papua yang selalu mendoakan tim ini. Saya rasa ini yang membedakan Persipura dengan Barito dan juga tim-tim kontestan kompetisi Liga 1,” katanya.

Pemain muda milik Persipura David Kevin Rumakiek menambahkan, diri memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan karena telah memberikan tim Persipura meraih poin penuh di kandang Laskar Antasari julukan Barito Putra.

“Tiga poin yang kami dapat hari ini bukan sebuah kebetulan, tetapi kami semua bekerja keras dan mengikuti instruksi dari coach Jacksen, dan hasil ini bukan akhir dari segalanya karena kedepannya masih ada banyak lagi pertandingan dan kami berusaha untuk memperbaiki klasemen saat ini untuk lebih baik lagi,” katanya singkat. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top