Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

JFT tak anggap remeh pertandingan lawan PS Tira-Persikabo

David Rumakiek salahb satu pemain muda milik Persipura saat berebut bola dengan salah satu pemain PS Tira-Persikabo pada putaran pertama kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong – Jubi/PT Liga Indonesia Baru.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – PS Tira-Persikabo adalah lawan bagi Persipura Jayapura pada laga ke 20 di kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada, Rabu (2/10/2019).

PS Tira, besutan Rahmad Darmawan itu, kini berada di posisi dua klasemen sementara dengan perolehan 36 poin dari 21 laga yang sudah dijalani. Sedangkan Persipura yang kini berada di posisi tujuh klasemen, memperoleh 30 poin dari 19 laga yang sudah dijalani.

Pelatih Persipura Jacksen Tiago mengatakan, kondisi PS Tira-Persikabo hampir sama dengan Persipura pada awal musim. Di mana hampir tujuh pertandingan tidak pernah merasakan sebuah kemenangan.

“Mungkin siklusnya mereka mengalami persoalan tersebut pada saat ini, dan Persipura mengawali itu di awal musim. Tapi siapapun yang meragukan Persipura di awal musim dan lihat sekarang perkembangan tim saat ini pasti terkejut. Sama dengan kami untuk tidak menganggap remeh lawan karena mereka sudah menunjukkan potensi yang mereka punya,” kata JFT kepada Jubi melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (1/10/2019).

Loading...
;

Untuk itu, pihaknya akan fokus terhadap apa yang sudah dicapai PS Tira-Persikabo selama ini, dan JFT mengingatkan kepada anak asuhnya agar waspada terhadap kebangkitan performa PS Tira-Persikabo.

“Jangan sampai kami yang akan menjadi ajang pelampiasan mereka, sehingga kami harus benar-benar fokus karena posisi PS Tira-Persikabo saat ini berada di atas Persipura di klasemen sementara, sehingga itu adalah bahan untuk kami termotivasi untuk hadapi mereka besok,” ujarnya.

Sementara itu, di kubu PS Tira-Persikabo sendiri, sang pelatih sedikit dipusingkan karena absennya beberapa pemain pilar seperti Ciro Alves dan Guntur Triaji absen karena akumulasi kartu kuning dan Manahati Lestusen, Andy Setyo, dan Rifad Marasabessy mengikuti pemusatan latihan bersama timnas U-23. Sementara Abduh Lestaluhu dan Wawan Febrianto dipanggil timnas Indonesia.

Dalam sesi konfrensi pers, Rahmad Darmawan masih berharap kelima pemain yang mendapat panggilan timnas mendapat izin khusus dari PSSI sehingga bisa dimainkan. Meski demikian, RD, sapaan akrabnya sudah menyiapkan Plan B menghadapi Mutiara Hitam.

“Saya menyiapkan skema berbeda saat menghadapi Persipura Jayapura. Kita berharap dapat izin, karena lima pemain yang bergabung ke Timnas Indonesia bukan suatu yang mudah untuk kita, ditambah dua pemain yang absen,” katanya.

RD pun mengantisipasi kebangkitan Persipura yang saat ini lahir kembali di bawah arahan pelatih Jacksen Tiago. Kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama juga ia akui tidak bisa menjadi acuan. Di sisi lain, bermain di Sidoarjo diakui RD memberikan keuntungan tersendiri bagi Laskar Padjajaran yang bisa memangkas jarak jika harus bermain di Jayapura.

“Persipura ketika bermain di sini waktu itu menguasai permainan. Tapi kita beruntung dapat menang 2-1. Di bawah asuhan coach Jacksen, Persipura sangat bagus. Mereka memiliki keterikatan sangat baik. Saya rasa aura permainan Persipura telah kembali. Itu yang harus diwaspadai. Karena tim tersebut gabungan antara determinasi dan talenta,” ujarnya.

Laskar Padjajaran mendapat suntikan sedikit tenaga dengan hadirnya Prisca Elisa Womsiwor yang merupakan mantan pemain Persipura musim lalu. Ia sudah berlatih secara penuh sejak bergabung di awal putaran kedua. (*) 

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top