HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kabar kenaikan harga bahan pokok di Kota Jayapura adalah ‘hoax’

Staf Diperindagkop dan UKM Kota Jayapura saat memantau harga barang pokok di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura, Robert LN Awi menyatakan kabar yang menyatakan terjadinya kelangkaan dan kenaikan barang pokok di Kota Jayapura merupakan ‘hoax’ alias kabar bohong. Pemerintah Kota Jayapura terus menyisir toko pengecer, untuk memastikan para pedagang tidak menaikkan harga barang.

Awi membenarkan pasca bencana banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura pada Sabtu (16/3/2019), telah berkembang kabar terjadi kelangkaan barang kebutuhkan pokok, sehingga harga barang itu melonjak. Awi menyatakan hasil pemantauan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) menunjukkan tidak ada pedagang di Kota Jayapura yang menaikkan harga barang pokok.

“Jadi, isu bahwa ada lonjakan harga di Kota Jayapura adalah hoax. Tidak ada kelangkaan ataupun kenaikan harga barang pokok di Kota Jayapura,” kata Awi di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (21/3/19).

Melalui surat edarannya, Pemerintah Kota Jayapura telah menetapkan pagu atas harga sejumlah kebutuhan pokok seperti mi instan, mi instan seduh, dan air dalam kemasan. Surat pemberitahuan ini bernomor 090/622/III/2019 yang ditanda tangani Awi itu telah menetapkan harga eceran tertinggin mi instan adalah Rp90 ribu/kardus. Harga eceran tertinggi mi instan seduh seperti Pom Mie adalah Rp110 ribu/kardus.

Loading...
;

Harga eceran tertinggi untuk air dalam kemasan ukuran juga diatur edaran itu. Harga eceran tertinggi untuk air dalam kemasan 240 mililiter dipatok Rp42 ribu/kardus, sementara untuk air dalam kemasan ukuran 330 mililiter ditentukan Rp50 ribu/kardus. Harga eceran tertinggi untuk air dalam kemasan 600 milileter adalah Rp60 ribu/kardus, sementara untuk air dalam kemasan 1500 mililiter adalah Rp64 ribu/kardus.

Awi menyatakan pihaknya akan terus memantau harga bahan kebutuhan pokok di Jayapura. “Toko sembako di Kota Jayapura tidak boleh menjual barang melebihi harga bahkan toko menjual jauh dibawah harga tertinggi yang sudah kami tetapkan dan kami senang, bangga dan salut kepada pedagang di Kota Jayapura yang tidak memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan tapi betul-betul ingin berdagang,” tuturnya.

Salah satu toko penjual bahan pokok di Pasar Hamadi, Sandi mengatakan pihaknya mematuhi ketentuan harga eceran tertinggi sejumlah barang pokok. “Kami menjual tidak melebihi batas maksimal,” jelasnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top