Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kalah beruntun, Pemain Persipura nilai wasit tak tegas

Boaz Solossa saat melewati pemain Persija Jakarta dilaga putaran pertama kompetisi Shopee Liga 1 – Jubi/PT Liga Indonesia Baru.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Persipura Jayapura baru saja mengalami kekalahan beruntun dalam lima kali laga terakhir di kompetisi Shopee Liga 1 2019.

Persija Jakarta salah satu tim yang mengkandaskan langkah Persipura untuk merebut posisi dua klasemen dari tim Borneo FC.

Kekalahan Persipura tersebut menurut gelandang bertahan milik Persipura Muhamad Tahir adalah faktor kepemimpinan wasit yang kurang tegas.

“Kami kalah dari wasit dan yang harus dievaluasi dari pertandingan ini adalah wasit. Kami mengucapkan selamat kepada Persija atas kemenangan tersebut dan saya selalu bersyukur atas hasil di pertandingan ini, walau kekalahan yang kami terima,” kata Tahir usai laga dalam sesi konfrensi pers.

Loading...
;

Walau kalah, pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago tetap bangga dengan perjuangan dari Boaz Solossa dan kawan-kawan.

“Saya puas dengan apa yang dilakukan oleh pemain saya. Apa yang direncanakan berjalan dengan baik, hanya pada menit ke 70, second ball, kami tidak konsentrasi di mana salah satu situasi yang sudah kami antisipasi sebelumnya. Mungkin karena faktor kelelahan sehingga kami tidak bisa menghalau bola yang berakibat gol,” ujarnya.

JFT sapaan akrabnya pun menyebut bahwa laga tersebut cukup menarik, dan pihaknya mampu memberikan sebuah tontotan yang menarik di pertandingan tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada Persija atas kemenangan ini,” katanya.

Terkait jalannya pertandingan, JFT mengatakan, dirinya sudah mengintruksikan kepada anak asuhnya untuk mematikan pergerakan dari pemain Persija, Rico Simanjuntak, dan hal tersebut cukup berhasil.

“Kami sudah mengantisipasi pergerakan dari Rico (Simanjuntak), karena kami tau kalau Rico tidak berkembang maka suplai bola ke arah gawang hanya mengandalkan bola atas, dan itu terbukti. Saya akui bahwa produktifitas penyerangan kami menurun. Tapi secara umum, saya cukup puas dengan kinerja dari pemain,” ujarnya.

Soal target selanjutnya setelah kalah dari Persija, JFT mengatakan, dirinya akan berupaya bersama-sama dengan para pemain untuk menempatkan Persipura pada posisi terbaik.

“Saya dari beberapa minggu lalu sudah katakan, awal pertama kali saya datang, rencana manajemen adalah menempatkan tim pada posisi 10 klasemen, setelah itu kami mampu melebihi ekspetasi dengan masuk lima besar, setelah itu kami bisa berada di posisi kedua, dan ini sudah kami lakukan,” katanya.

Kini, langkah Persipura akan berat, karena para kompetitornya sedang berusaha mengalahkan Persipura di sisa laga.

“Kami berusaha untuk tetap berada di posisi teratas, karena Bali United sudah jelas tidak bisa terkejar. Untuk menempati posisi kedua di akhir musim tergantung dari kami sendiri. Kami tidak memikirkan bagaimana tim lain berusaha, tetapi saat ini kami dengan Borneo FC hanya terpaut satu poin, dan masing-masing mempunyai pertandingan yang sulit,” ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top