Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kampung adat harus jaga bahasa ibu

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat kunjungan kerja ke sejumlah kampung adat di Distrik Airu, beberapa waktu lalu – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan semua kampung yang sudah beralih status menjadi kampung adat wajib menjaga potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki, termasuk menjaga kebiasaan berbahasa daerah setempat atau bahasa ibu.

Menurutnya, setiap kampung adat dengan ciri dan khas masing-masing yang selalu ditonjolkan. Termasuk di dalamnya budaya kerjasama, saling menghargai satu dengan lainnya. Menghargai hak-hak setiap orang yang tinggal di kampung itu, termasuk menjaga tradisi serta tatanan struktur kepemimpinan yang ada.

“Budaya dari luar sangat besar pengaruhnya dan tentunya mengancam generasi muda kita yang belum siap,” ujar Bupati Awoitauw, saat dihubungi di Sentani, Selasa (13/8/2019).

Dikatakan, pengaruh budaya luar ketika tidak dipilah dengan baik, tidak hanya akan berdampak kepada nilai kultur lokal, tetapi juga keharmonisan dalam tatanan keluarga, serta masyarakat di lingkungan masing-masing akan hilang begitu saja.

Loading...
;

Oleh sebab itu, hal-hal ini perlu diseriusi oleh kita semua, termasuk instansi teknis yang menangani persoalan budaya masyarakat.

“Momentum PON 2020 adalah langkah maju kita untuk memberitahukan keada semua yang datang ke sini bahwa budaya di sini adalah jati diri kita yang sesungguhnya. Oleh sebab itu setiap kampung adat harus menjaga potensi lokal yang dimiliki. Orang datang ke sini mau lihat yang unik, bukan yang sudah biasa mereka jumpai di tempat lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Yapsi, Steven Ohee, mengatakan penggunaan bahasa daerah sangat penting bagi generasi saat ini. Menurutnya, banyak generasi muda yang tidak mampu bertutur dengan bahasa daerahnya sendiri.

“Bahasa ibu sangat penting. Ketika kita berucap atau bertutur dengan bahasa ibu, maka sudah pasti orang akan mengetahui asal kita dari daerah mana, demikian juga dengan orang lain. Oleh sebab itu hal ini penting untuk terus didorong dan disosialisasikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top