Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kantor imigrasi Sukabumi deportasi dua pekerja asal China

Ilustrasi deportasi, pixabay.com

Mereka terbukti melanggar visa yang seharusnya untuk kunjungan disalahgunakan untuk bekerja.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sukabumi, Jubi – Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Jawa Barat, memastikan dua tenaga kerja asing (TKA) asal China dideportasi ke negara asalnya karena telah melanggar peraturan keimigrasian Indonesia. Mereka terbukti melanggar visa yang seharusnya untuk kunjungan disalahgunakan untuk bekerja.

“Mereka bekerja di proyek pembangunan terowongan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Nurudin, Jumat, (29/3/2019).

Baca juga : 12 WNA dideportasi dari Lapas Nabire

Loading...
;

21 WNA akan dideportasi Imigrasi Mimika

Sebanyak 28 warga PNG dideportasi melalui Sota

Nurudin menyebutkan kedua TKA dibatalkan secara keimigrasian, sehingga dijebloskan ke tahanan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) sambil menunggu keputusan lebih lanjut. sedangkan waktu deportasi masih menunggu sampai pemeriksaan selesai.

Tercatat kedua tenaga kerja asing itu sudah berada di lokasi proyek pembangunan sejak 13 Maret 2019 atau 14 hari sebelum mereka ditangkap petugas dari Kantor Imigrasi.

“Kami pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan media massa yang telah memberitahukan keberadaan orang asing di lokasi pembangunan itu, sehingga orang asing yang tidak sesuai keberadaannya bisa kita tangkap,” kata Nurudin menambahkan.

Menurut dia, saat penangkapan ada tujuh warga negara asing dan langsung dibawa ke kantornya untuk pemeriksaan. Langkah cepat ini juga berkoordinasi dengan anggota Polres Sukabumi serta Kodim 0622 Palabuhanratu.

Baca juga : 38 WNA dideportasi kantor imigrasi Jayapura, kebanyakan warga PNG

Imigrasi Pekanbaru deportasi dua warga negara Jerman

Deportasi jurnalis Perancis, AJI Jayapura : Kebijakan Presiden belum diimplementasikan baik

Ia  juga membantah di lokasi proyek tersebut ada ratusan TKA. “Ternyata saat dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan hanya ada tujuh orang saja,” kata Nurudin menjelaskan.

Kantor imigrasi Sukabumi mengimbau agar masyarakat segera melaporkan jika menemukan orang asing. “Jangan sampai menjadi viral di media sosial yang belum tentu kebenarannya,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top