Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

KAPP siapkan sarasehan pengusaha asli Papua

Badan Pengurus Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua Musa Haluk (kanan), Natan Tebay (tenggah) dan kiri (Mecky Wetipo) – Jubi/Agus Pabika.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kamar Adat Pengusaha Papua atau KAPP tengah menyiapkan sarasehan pengusaha asli Papua untuk membahas pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat. Hal itu dinyatakan Ketua Umum KAPP Pusat Musa Haluk.

Haluk menyatakan KAPP mendukung imbauan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo yang meminta pengadaan barang dan jasa di Papua mengacu kepada Presiden Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (Perpres 17/2019). Menurutnya, kebijakan afirmasi itu sesuai dengan keberadaan KAPP sebagai organisasi yang menghimpun para pengusaha asli Papua.

“KAPP mengakomodir semua pengusaha asli Papua, dari Sorong sampai Merauke. Dalam waktu dekat kami akan bertemu Wakil Menteri PUPR di Papua, dan melakukan sarasehan di Papua,” katanya.

Haluk mengapresiasi komitmen John Wempi Wetipo mengawal pelaksanaan Perpres 17/2019. “Instruksi Wakil Menteri PUPR  untuk bekerja sesuai dengan Perpres 17/2019 itu sangat baik untuk mencegah  mafia dalam pelelangan paket kerja. Jika ketahuan [ada mafia],  mesti ditindak tegas,” katanya.

Haluk mengatakan keberadaan KAPP sebagai organisasi yang menghimpun pengusaha asli Papua dapat membantu pemerintah dalam mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP).

“Orang Asli Papua harus menjadi tuan di atas tanahnya sendiri, [terutama] dalam bidang ekonomi. Kebangkitan orang asli Papua di tanahnya sendiri akan terjadi apabila ada dukungan pemerintah dan regulasi yang baik,” katanya.

Loading...
;

Koordinator  KAPP Wilayah Meepago, Natan Naftali Tebay mengatakan, KAPP akan mengawal pelaksanaan Perpres 17/2019. “KAPP tidak mencari proyek, [kami] hanya memfasilitasi kontraktor dan [pengadaan barang/jasa pemerintah] yang tertuju kepada pembangunan masyarakat,” katanya.

Tebay mengajak semua pengusaha atau kontraktor OAP bergabung dengan KAPP, termasuk para pengusaha dan kontraktor yang telah menjadi anggota organisasi pengusaha lainnya. “Dalam waktu dekat, kami akan konsolidasi di daerah-daerah untuk menuju sarasehan bersama Wakil Menteri PUPR,” katanya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top