Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

KBRI Wellington pastikan lima provinsi hadir di Pacific Expo 2019, Papua: Kami tidak ada anggaran

Pacific Heads of Mission di Wellington, dari kiri ke kanan: Komisioner Tinggi Cook Islands, Solomon Islands, Samoa, PNG dan Tuvalu – Jubi/KBRI Wellington dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua sampai hari ini, Selasa (9/7/2019), belum bisa memastikan partisipasinya dalam kegiatan The 1st Pacific Exposition yang akan dilaksanakan di Auckland, Selandia Baru pada 11-14 Juli 2019.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua, Yoseph Matutina, menjelaskan alasan utama ketidakpastian terlibat di Pacific Exposition lantaran  tidak memiliki anggaran yang cukup.

“Kami masih menunggu petunjuk dari pimpinan, karena instansi kami sejak dua tahun terakhir sudah tidak memiliki anggaran untuk mengikuti kegiatan pameran yang ada,” kata Yoseph Matutina, di Jayapura.

Menurut Matutina, tak hanya provinsi yang belum memastikan diri, pemerintah kabupaten dan kota se-Papua juga sampai hari belum ada yang mengonfirmasi untuk hadir dalam kegiatan Pacific Exposition itu.

Loading...
;

“Terkait undangan pameran ini, kami sudah menginformasikan ke kabupaten/kota, namun sampai hari ini belum ada satupun yang menanggapi,” ujarnya.

Dia juga menambahkan selama ini undangan-undangan untuk Papua terlibat dalam pameran di luar memang banyak, tapi terkendala anggaran..

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen, mengatakan untuk ikut dalam kegiatan The 1st Pacific Exposition di Auckland, Selandia Baru memang membutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit, sehingga perlu dirapatkan bersama.

KBRI Wellington sebut lima provinsi siap

Dalam rilisnya yang diterima Jubi, Senin (8/7/2019), Kedutaan Besar RI di Wellington menyatakan lima Provinsi Indonesia Timur yang akan mewakili Indonesia dalam pameran the 1st Pacific Exposition 2019 di Auckland, Selandia Baru, akan hadir bersama-sama 19 negara Pasifik lain untuk melakukan promosi pariwisata.

“Kelima Provinsi tersebut yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, sudah menunjukkan partisipasi aktif dalam membuka akses pasar ke Pasifik dengan hadir dalam kegiatan Pacific Exposition 2019 sebagai wakil dari Indonesia,” ujar Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, dalam rilisnya.

Dia mengapresiasi langkah aktif kelima provinsi Indonesia Timur itu dalam mempersiapkan penampilan di Pacific Expo.

“Kelima provinsi yang datang ke Selandia Baru minggu depan menunjukkan komitmen total dalam promosi Indonesia Timur,” tegas Dubes Tantowi.

Bentuk partisipasi kelima provinsi itu menurut Dubes Tantowi antara lain dengan mengirimkan sejumlah penari dan musisi terkenal untuk ditampilkan dalam kegiatan 4 (empat) hari tersebut.

Dalam daftar musisi yang akan terlibat konser the Sound of Pacific antara lain tercatat nama Glen Fredly, Ivan Nestorman, serta kelompok musik Papua Original yang akan tampil dalam konser terbuka dan gratis Sound of the Pacific yang akan berlangsung pada tanggal 13 dan 14 Juli 2019 di Auckland.

Tantowi menambahkan selain mengirimkan delegasi seni, kelima provinsi itu jugamengirimkan beberapa tour operator yang akan mempromosikan pariwisata kepada publik setempat. “Beberapa pejabat seperti Gubernur, Wakil Gubernur, serta Bupati dan Walikota di kelima provinsi juga akan hadir untuk mendukung penuh penampilan kesenian daerahnya,” kata Tantowi.

Dubes Tantowi menambahkan impian Indonesia mewujudkan pameran Pacific Exposition adalah untuk membuka akses pasar kepada Kawasan Indonesia Timur yang selama ini dikenal masih tertinggal kemajuan ekonominya, baik dalam bentuk barang maupun jasa, seperti pariwisata.

“Dengan adanya kedekatan faktor geografis dan budaya, maka ke depan perlu dimanfaatkan untuk mendorong Kawasan Timur Indonesia agar lebih aktif melakukan interaksi di bidang ekonomi dengan negara Pasifik tetangga dekatnya yang memiliki pasar cukup besar dengan GDP di Pasifik sebesar USD 1,6 triliun,” ujar Dubes Tantowi.

Maluku pastikan terlibat

Sebelumnya,  dilansir Antara (5/7/2019), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menyatakan siap mengikuti Pacific Exposition.

Sekda Maluku, Hamin Bin Thahir, di Ambon, pekan lalu, mengataka kesiapan keikutsertaan provinsi ini bersama Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT), menindaklanjuti undangan dari Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya, serta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.

“Saya telah menghadiri pertemuan yang dikoordinir Tantowi Yahya di Jakarta pada beberapa waktu lalu, selanjutnya melaporkan Gubernur Maluku, Murad Ismail, dan mengarahkan provinsi ini harus menghadiri event pertemuan internasional ini,” ujarnya.

Dia mengaku telah berapat dengan Dinas Pariwisata maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pengelola hotel, pariwisata, serta pelaku usaha kecil menengah (UKM) untuk mempersiapkan materi, industri, kesenian, maupun budaya daerah ini yang memiliki keunggulan komparatif untuk ditampilkan di perhelatan itu.

Pacific Exposition adalah pameran yang menampilkan tema perdagangan, pariwisata, investasi, serta budaya. Kegiatan tersebut dikelola oleh Pemerintah Indonesia dan didukung oleh Selandia Baru dan Australia.

Sebelumnya telah dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi “Kegiatan ini merupakan wujud konkret dari perhatian Pemerintahan Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan interaksi aktif dengan negara di Pasifik”.

Perhatian ini, kata Retno, dapat dilihat dari besarnya dukungan, baik secara materiil maupun moril yang diberikan oleh sejumlah Kementerian. (*)

Editor : Zely Ariane 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top