Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kejaksaan harus transparan usut dana hearing

Pastor Anselmus Amo – Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Direktur Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Keuskupan Agung Merauke Pastor Anselmus Amo meminta pengusutan tuntas terhadap perkara penggunaan dana dengar pendapat. Kejaksaan harus transparan dalam menyidik para pengguna anggaran yang merupakan anggota DPRD Merauke periode lalu.

“Saya minta Kejati (Kejaksaan Tinggi) Papua mengungkap penggunaan dana secara transparan. Saya baca dari pemberitaan, sebanyak 30 anggota DPRD Merauke (2014-2019) akan dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Pastor Anselmus kepada Jubi, Selasa (12/11/2019).

Anselmus mengaku kaget saat mengetahui setiap anggota dewan dianggarkan Rp100 juta dalam sekali kegiatan dengar pendapat dengan masyarakat (hearing). “Itu ‘kan nilainya sangat besar. Kita tidak tahu dimanfaatkan untuk apa saja (anggaran itu).”

Dia berharap kejaksaan menelaah secara cermat dasar hukum penetapan anggaran. Apakah mungkin penetapannya cukup dengan berpedoman kepada peraturan bupati.

Loading...
;

“Masyarakat sudah pasti menunggu hasil akhirnya (pengusutannya). Dana itu menggunakan uang rakyat yang bersumber dari APBD Merauke 2019,” ujar Anselmus.

Sebelum itu, mantan anggota DPRD Merauke Hendrikus Hengky Ndiken mengaku telah mendapat surat pemanggilan dari Kejati Papua pada pekan lalu. Dia dan juga seluruh anggota DPRD Merauke periode lalu bakal dimintai kesaksiannya oleh tim penyidik. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top