HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kejar target, jalur transportasi Mameh-Bintuni gunakan sistem buka tutup

Aktivitas pengerasan jalur Mameh-Bintuni di Trans Papua Barat. BPJN kejar target dengan berlakukan sistim buka-tutup jalur. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Jalan rusak di Kampung Mameh, Distrik Tahota kabupaten Mansel yang sempat viral akhirnya dikerjakan dan saat ini sedang dalam proses pengerasan.

Untuk mempercepat pekerjaan jalan tersebut, Satker IV Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Bintuni, memberlakukan sistem buka-tutup jalan. Selama dikerjakan, arus transportasi kendaraan umum maupun pribadi antar kabupaten Mansel-Bintuni atau sebaliknya, hanya diberi waktu empat jam, yaitu dua jam saat pagi dan dua jam di saat sore hari.

Benyamin Pesurnay, Kepala satuan kerja (Kasatker) PJN wilayah IV Bintuni mengatakan, sistem buka-tutup jalur tersebut untuk mempercepat proses pekerjaan pengerasan jalur berlumpur. Mengingat tidak ada jalur alternatif, sehingga warga pengguna jalan dan para sopir mobil dua gardan bisa memahami kondisi tersebut demi kepentingan umum.

“Sistem buka-tutup jalur ini kita sudah berlakukan sejak hari Rabu 19 Juni lalu.  Dua jam saat pagi, kami buka pada pukul 06.00-08.00 WP dan, sore hari dibuka pukul 16.00 – 18.00 WP, selain waktu buka yang ditentukan, jalur tetap kita tutup karena sedang kerja,” ujarnya, Sabtu (22/6/2019).

Loading...
;

Diapun menginformasikan, bahwa kini jalur berlumpur tersisa 1,5 kilo meter. Sehingga diperkirakan   pekan depan jalur berlumpur yang disebut-sebut lima kilo meter itu sudah bisa dilalui tanpa keluhan. Saat ini, sebut Benyamin, kegiatan pengerasan jalan dipercepat untuk pengaspalan, sehingga sejumlah alat berat sudah disiapkan untuk percepat pekerjaan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua  Barat Muhammad Lakotani menegaskan, agar ruas jalan lima kilo meter tersebut  jadi prioritas tahun ini untuk diaspal. Apapun kondisinya, Dia harap pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua Barat dan pihak rekanan harus mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut tahun ini.

“Saya minta tahun ini jalur Mameh-Bintuni harus rampung hingga pengaspalan. Saya akan buat rapat besar dan hadirkan semua pihak terkait supaya sama-sama cari solusi,” ujar Lakotani saat menghadiri upacara ulang tahun kabupaten Teluk Bintuni pekan lalu. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top