Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kemen PPPA libatkan forum anak wujudkan Nabire Trada Sampah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA RI) ingin mewujudkan Nabire Trada (bebas) sampah dengan melibatkan Forum Anak Kota Nabire yang berbasis di SMPN I Nabire.

Kementerian Perempuan berharap forum anak jadi pelopor sekaligus pelapor dalam isu lingkungan hidup. Sebab jika anak dilibatkan, maka kesehatan dan kenyamanan akan mendukung tumbuh kembang anak.

Menteri PPPA, Yohana Yembise, menilai sampah plastik sudah menjadi isu besar dan kritis di Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/tahun dan Indonesia menjadi penghasil sampah plastik nomor dua terbanyak setelah Cina.  Sadar bahwa sampah plastik menjadi ancaman besar untuk ekosistim kehidupan maka pemerintah mulai gencar melakukan kampanye melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Aksi untuk mendukung world clean up day harus rutin dilakukan dan forum anak kota Nabire ini sudah dibekali tradisi sadar akan membuang dan mengelola sampah organik dan plastik. Kami gerakkan anak untuk menggerakkan hati para pelajar agar sadar akan sampah sekaligus menjadikan forum anak sebagai pelopor dan pelapor adanya perubahan perilaku dan cara berpikir, tidak hanya dalam hal pencegahan kekerasan tetapi juga menyelamatkan lingkungan hidup,” ujarnya saat bertemu Forum anak di SMP N I Nabire, Sabtu (12/10/2019).

Loading...
;

Menurut Mama Yo sapaan akrabnya, program Trada sampah harus menjadi pondasi kesadaran dan cara berpikir bagi anak – anak agar tidak mengulang kebiasaan buruk yang masih banyak dilakukan orang dewasa dalam membuang sampah. Selain itu, semangat cinta lingkungan harus dibangun sejak anak – anak agar menjadi kebiasaan yang baik hingga masa depan.

Ia berharap, kegiatan peduli lingkungan seperti ini tidak hanya dilakukan sekarang, tapi juga bisa menjadi kebiasaan dan gaya hidup masyarakat Nabire untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

”Anak harus diajak sejak usia dini agar sadar tentang sampah sehingga gaya hidupnya selalu peduli tentang lingkungan yang sehat dan bersih,” harapnya.

Kepala SMP N I Nabire, Philemon Musendi berharap melalui kehadiran Menteri di kabupaten Nabire khususnya di lingkungan pendidikan SMP Negeri 1 dan bersebelahan langsung dengan SMA N I, kiranya berdampak terhadap peduli lingkungan yang bersih.

“Maka forum anak bisa merajalela dan melibatkan partisipasi masyarakat, secara khusus di lingkungan terutama anak – anak di sekolah serta menjadi contoh bagi warga Kabupaten,” harapnya.

Kesadaran Nabire Trada Sampah sendiri sudah beberapa tahun ini dimulai oleh SMP Negeri 1 Nabire melalui seruan LISA ( Lihat Sampah Angkat ) dan LIBRA ( Lihat Berantakan Rapikan ). Gerakan serupa juga dilakukan SMA Negeri 1 Nabire yang memanfaatkan sampah plastik dari bekas botol minum menjadi bak sampah dan dibentuk menjadi batako.(*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top