Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kemenpura Akan Jadikan Jembatan Holtekamp Ikon Papua

Jakarta, Jubi/Antara – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bakal menjadikan Jembatan Holtekamp yang memiliki panjang 433 meter dan direncanakan selesai pada tahun 2018 di Jayapura, sebagai ikon baru pulau Papua.

“Beautifikasi jembatan akan mendapat perhatian lebih selain aspek konstruksinya,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kemenpupera, Hediyanto W Hussaini, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu (1/8/2015).

Hediyanto juga telah minta kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPPJN) Wilayah Papua jika perlu untuk mengadakan sayembara guna mempercantik desain jembatan terpanjang di Papua tersebut.

Menurut Dirjen Bina Marga, dengan adanya sayembara atau dilombakan maka akan menarik banyak partisipasi masyarakat.

“Keindahan harus bisa dilihat pada siang dan malam hari, sehingga mungkin perlu juga menyangkut pencahayaan dan monumen tertentu,” katanya.

Sementara itu, Kepala BBPJN Wilayah Papua, Osman Harianto, menjelaskan beautifikasi ikut menyertakan unsur desain atau ornamen daerah.

Loading...
;

Dengan hal tersebut, lanjut Osman Harianto, diharapkan akan dapat menjadi kebanggaan serta tempat wisata bagi kalangan masyarakat Jayapura.

“Jayapura juga berbatasan dengan negara lain, sehingga jembatan Holtekamp juga dapat menunjukkan kemampuan sektor konstruksi kepada negara tetangga,” kata Osman.

Kontrak pembangunan jembatan holtekamp senilai Rp 856,72 miliar telah ditandatangani oleh konsorsium kontraktor yang terdiri dari PT PP, PT Hutama Karya, dan PT Nindya Karya.

Selain pembangunan bentang utama yang menjadi tanggung jawab Ditjen Bina Marga, jembatan juga akan disertai pengerjaan jalan akses masing-masing untuk arah Hamadi (250 meter) dan arah Holtekamp (596,2 meter) yang menjadi tanggung-jawab Pemerintah Kotamadya Jayapura serta jembatan pendekat (297 meter) dengan dana dari Pemerintah Provinsi Papua.

Meskipun dalam perencanaan, pembangunan direncanakan selesai dalam empat tahun, Dirjen Bina Marga Hediyanto Husaini menantang kontraktor untuk dapat merampungkan 1,5 tahun lebih cepat dari jadwal semua.

Hal tersebut dilatari keyakinan Hediyanto Husaini akan reputasi dan kemampuan para kontraktor pelaksananya. (*)

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top