Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kepulauan Marshal jadi anggota Dewan HAM PBB

Presiden Republik Kepulauan Marshall, Hilda Heine. – Pemerintah Republik Kepulauan Marshall

Papua No. 1 News Portal | Jubi

New York, Jubi – Di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kamis pekan lalu (17/10/2019), Republik Kepulauan Marshall (RMI) mencapai kemenangan diplomatik yang besar, ketika ia berhasil memenangkan pemilihan untuk masuk dalam Dewan HAM PBB yang berbasis di Jenewa, untuk periode tiga tahun mulai Januari 2020 mendatang.

Kelompok regional Asia-Pasifik mengajukan lima kandidat – RMI, Jepang, Korea Selatan, Indonesia dan Irak – untuk merebut empat kursi yang ada.

RMI mengalahkan Irak untuk kursi terakhir, dengan kemenangan tipis dua suara, 123 lawan 121 suara.

RMI akan bergabung dengan bangsa-bangsa tetangga Pasifik lainnya, yaitu Australia dan Fiji, yang saat ini juga bertugas di Dewan yang beranggotakan 47 negara itu.

Loading...
;

Di New York, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan RMI, John Silk, menghabiskan tiga minggu setelah KTT pemimpin-pemimpin, untuk bekerja sama dengan lebih dari 100 negara lain dan mengamankan kursi di dewan ini. RMI juga telah menghabiskan hampir satu tahun berkampanye di PBB, termasuk melalui berbagai pertemuan bilateral dan dengan membuka misi diplomatik baru di Jenewa.

“Dalam situasi dimana negara-negara besar kadang-kadang dapat dengan mendominasi agenda akibat kekuatan politik mereka, saya sangat bangga bahwa RMI bisa masuk, dan orang-orang Kepulauan Marshall juga bangga dengan riwayat HAM kami sendiri,” kata Menteri Silk. “Kami mendapatkan banyak teman baru.”

“Di dalam Dewan ini, kita akan menjadi suara independen – pendengar yang teliti, dan kita juga tidak takut untuk mengambil posisi yang tegas di dunia, di mana ia dibutuhkan.”

Menteri Silk juga menekankan bahwa RMI akan menggunakan pengalamannya yang unik terkait isu-isu HAM yang kompleks, seperti perubahan iklim dan dampak uji coba nuklir, untuk membantu badan internasional itu.

Sementara itu di Majuro, Presiden Dr. Hilda Heine mengucapkan selamat kepada Menteri Silk, Duta Besar Kabua, Duta Besar Debrum, dan semua orang yang terlibat, atas kerja keras dan usaha mereka.

Dia berterima kasih kepada semua negara anggota PBB yang mendukung RMI, dari semua wilayah, tetapi khususnya negara-negara kepulauan kecil dan negara berkembang lainnya. (PINA/Pemerintah Republik Kepulauan Marshall)


Editor : Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top