Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Keseriusan Pemprov Papua tangani kapal tambang ilegal dipertanyakan

Galangan kapal pengeruk penambangan emas yang diduga ilegal di Nabire – Jubi/Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

 Jayapura, Jubi – Anggota DPR Papua, John NR Gobai mempertanyakan keseriusan Pemprov Papua menangani pembuatan kapal keruk penambangan emas yang diduga ilegal di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire.

Menurutnya, sejak beberapa waktu lalu Pemprov Papua menyatakan akan segera menurunkan tim ke lokasi pembuatan kapal yang diduga milik salah satu perusahaan asal China itu.

“Hingga kini, tim tersebut belum juga ke lokasi pembuatan kapal. Padahal ketika itu pihak eksekutif menyatakan akan menurunkan tim ke lokasi sebelum 17 Agustus 2019,” kata John Gobai kepada Jubi, Selasa (27/8/2019).

Beberapa waktu lalu kata Gobai, pihaknya rapat bersama Dinas Energi Sumber Daya Mineral atau ESDM Provinsi Papua. Rapat ketika itu membahas langkah-langkah yang akan diambil terkait pembuatan kapal keruk tersebut, dan bagaimana menertibkan penambangan di berbagai wilayah di Papua.

Loading...
;

“Kalau pemerintah tidak serius menangani masalah-masalah seperti ini, mafia tambang akan semakin merajalela di Papua, khususnya di wilayah Meepago,” ujarnya.

Katanya, Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 dan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 memberi kewenangan kepada pemerintah provinsi mengatur pertambangan di wilayah pemerintahannya.

“Pemprov Papua tidak perlu khawatir. Kan aturannya sudah jelas kewenangan ada pada pemerintah provinsi. Jangan sampai publik menilai terkesan ada pembiaran dalam masalah itu,” ucapnya.

Sementara Ketua Komisi I DPR Papua, Orgenes Wanimbo mengatakan Pemprov Papua mesti serius terhadap masalah tersebut, karena ini juga terkait wibawa pemerintah daerah.

“Jangan sampai masyarakat menilai pemerintah tidak mampu mengurus masalah ini,” kata Wanimbo.

Menurutnya, jika masalah ini dibiarkan para pengusaha tambang, kayu dan lainnya di Papua akan menganggap pemerintah di Papua tidak tegas sehingga mereka dapat berbuat sesuka hati. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top