Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ketua DPR Papua: Masyarakat tak nyaman lihat aparat bersenjata

Ilustrasi aparat keamanan – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan masyarakat Papua merasa tidak nyaman melihat aparat keamanan yang diperbantukan ke Papua, berjaga di berbagai lokasi dengan senjata.

Ia mengatakan, kini jumlah aparat keamanan di Papua cukup banyak dan diharapkan melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Kami melihat juga mereka (aparat keamanan) memegang senjata. Posisinya bukan (di) gantung tapi kami lihat rata-rata posisi (senjata seakan) siaga. Ini harus dihindari. Saya pikir tidak harus posisi senjata seperti itu, karena membuat masyarakat merasa tidak nyaman,” kata Yunus Wonda, Sabtu (21/9/2019).

Menurutnya, kehadiran aparat di Papua tidak bisa dihalangi atau ditolak, karena mereka melaksanakan perintah negara. Akan tetapi, bagaimana agar kehadiran mereka benar-benar memberikan rasa nyamanan dan aman kepada masyarakat.

Loading...
;

Yunus Wonda yakin para aparat keamanan yang kini perbantukan ke Papua, memahami situasi dan kultur masyarakat setempat. Saat ia bertemu dengan para anggota Brimob yang di tempatkan di gedung DPR Papua pada Kamis (19/9/2019),  sejumlah aparat keamanan itu mengaku sebelumnya telah pernah ditugaskan di Papua. Ada di antaranya yang pernah bertugas di Jayawijaya, Puncak, Puncak Jaya, Tolikara, Paniai dan beberapa wilayah lainnya.

“Ini disampaikan beberapa komandan mereka saat coffee morning dengan saya. Saya pikir mereka sudah banyak belajar karakter masyarakat Papua. Yang riskan kalau sama sekali belum pernah ke Papua karena mereka tidak tahu kondisi dan karakter masyarakat Papua,” ucapnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top