Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ketua DPR Papua minta kepulangan mahasiswa diselidiki

Mahasiswa Papua di Manado, Sulawesi Utara saat berada di bandara untuk pulang ke Papua – Jubi/Piter Lokon.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua DPR Papua, Yunus Wonda meminta semua pihak mencari tahu alasan sebenarnya kepulangan ratusan mahasiswa asal Papua dari sejumlah kota studi. Ia mengatakan, tak mungkin mahasiswa Papua pulang tanpa alasan. Ia menduga masih ada tindakan diskriminasi dan intimidasi yang terima para mahasiswa.

“Meski gubernur sudah menyampaikan seruan tidak boleh pulang, tapi anak-anak ini terus berdatangan ke Papua. Mungkin mereka merasa tidak nyaman. Mereka ini yang merasakan,” kata Yunus Wonda, Rabu (11/9/2019).

Meski mempertanyakan alasan kepulangan mahasiswa, ia meragukan jika ada provokator dibalik aksi pulang ke tanah Papua ini. Menurutnya, insiden di Surabaya bisa menjadi pemicu mahasiswa memilih kembali ke Papua.

“Setelah itu hampir di semua kota studi anak-anak dapat tekanan, diteror, diintimidasi. Merasa tidak nyaman di berbagai kota studi,” ujarnya.

Loading...
;

Menurut Wonda, tindakan diskriminasi dan intimidasi memang masih terjadi di beberapa wilayah. Ia mencontohkan, beberapa hari lalu asrama mahasiswa Papua di Surabaya dilempari ular oleh orang tak dikenal. Hal-hal seperti ini membuat mahasiswa Papua merasa tidak nyaman.

Tak hanya itu, sejumlah mahasiswa mengaku kerap dipanggil oleh aparat keamanan di kota studi masing-masing. Tindakan inilah yang dianggap Wonda membuat mahasiswa merasa tak tenang.

“Berhenti memanggil anak-anak Papua dengan alasan-alasan tidak jelas. Di manapun anak-anak berada tidak akan pernah merasa nyaman,” ucapnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top