Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Khamenei dukung garda usai kerusuhan jatuhnya pesawat

Ilustrasi, pixabay.com

“Musuh-musuh kami….senang bahwa mereka menemukan alasan untuk merongrong pasukan Garda, angkatan bersenjata dan sistem kami,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dubai, Jubi – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam sebuah khotbah shalat Jum’at menyampaikan dukungannya terhadap pasukan elite Garda Revolusioner. Tercatat pengakuan Garda Revolusioner terlambat atas penembakan “tak sengaja” pesawat sipil Ukraina yang memicu protes jalanan selama tiga hari.

Dalam khotbah pertama kali dalam delapan tahun terakhir itu, Ayatollah Ali Khamenei juga mengatakan kepada makmum yang meneriakkan “Matilah Amerika” bahwa Garda elite itu dapat bertarung di luar perbatasan Iran setelah AS membunuh komandan militer tertinggi Iran.

Baca juga : Ancaman Iran akan semakin mengisolasi negaranya

Belasan tentara AS cedera dalam serangan rudal Iran

Iran penjarakan pengunggah video serangan terhadap pesawat Ukraina

Loading...
;

Presiden AS Donald Trump menanggapi lewat Twitter dengan menulis bahwa Khamenei mesti berhati-hati dengan apa yang dikatakannya.

Pernyataan Khamenei itu muncul di tengah krisis yang semakin mendera Iran saat negeri para mullah itu bergulat mengatasi keresahan di dalam negeri dan tekanan yang meningkat dari luar negeri.Ketegangan kian menguat sejak 2018 saar AS hengkang dari kesepakatan nuklir Teheran dengan negara besar dunia dan mengenakan kembali sanksi yang mengganggu perekonomian Iran.

Kebuntuan itu mengakibatkan saling balas dendam serangan militer bulan ini saat AS membunuh Qassem Soleimani dengan serangan pesawar niarawak pada 3 Januari dan Iran melontarkan roket ke pangkalan militer AS di Irak pada 8 Januari.

Dalam situasi tegang itu, pesawat Ukraina tertembak jatuh karena kesalahan. Namun perlu beberapa hari bagi pasukan Garda untuk mengakuinya dan pengunjuk asa melampiaskan amarah mereka kepada pasukan elite itu dan sistem keulamaan yang Iran pertahankan.

“Musuh-musuh kami….senang bahwa mereka menemukan alasan untuk merongrong pasukan Garda, angkatan bersenjata dan sistem kami,” kata Khamenei.

Dalam khotbahnya ia menyanjung Garda karena melindungi Iran dan memperbarui kembali seruannya bagi pasukan AS agar meninggalkan kawasan itu.

Khamenei mengatakan pekerjaan Soleimani membangun pengaruh militer Iran di luar negeri akan berlanjut dan Pasukan Quds yang dipimpinnya melindungi bangsa-bangsa tertindas sepanjang kawasan. Dia mengatakan para prajurit Quds adalah  pejuang tanpa batas-batas. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top