HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kios selamat dari bencana, usaha bisa tetap jalan 

Kios milik Tera Wonda yang terhindar dari hantaman banjir bandang Sentani, 16 Maret lalu – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Walau terkena musibah banjir bandang namun semangat mereka untuk terus membuka usaha tidak pernah putus. Mereka tetap menjalankan usaha yang mereka miliki dengan kondisi apa adanya dan barang dagangan yang tersisa.

Tera Wonda, perempuan asal Kabupaten Puncak Jaya, mengatakan ketika terjadi banjir bandang Maret lalu, ia hanya mengambil anak-anak untuk menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

“Waktu banjir itu kita semua lari ke kediaman bupati untuk selamatkan diri. Pas kejadian itu juga lampu padam, jadi kita hanya dengan modal senter milik  orang lain yang sedang berjalan,” ucapnya, ketika ditemui Jubi di Sentani, Selasa (21/5/2019).

Banjir bandang yang datang membawa bebatuan dan kayu ukuran besar, yang tidak pernah dia lihat dan dipikirkan sebelumnya, bagaimana batu dan kayu tersebut bisa hanyut terbawa arus banjir.

Loading...
;

“Hari kedua saya datang lihat begini rumah-rumah  yang lain hancur tapi kios masih baik,” jelas Tera.

Beberapa kayu dan batu ukuran besar yang turun tidak merusak kios miliknya yang berukuran panjang dan lebar satu setengah meter.

“Barang makan yang masih bisa digunakan seperti gula, kopi, susu, biskuit, mie instant, itu semua kami kasih ke adik-adik yang cari mayat karena di hari ketiga itu belum ada bantuan makanan yang diberikan ke kami para pengungsi,” tutur ibu dua anak ini.

Untuk mengembalikan usahanya ia mengeluarkan modal sebesar Rp300 ribu dengan barang seadanya.

“Dulu pendapatan sehari bisa Rp300 ribu. Tapi sekarang tidak seperti dulu. Karena banjir, pendapatan kios jadi berkurang. Dalam sehari hanya dapat Rp100 ribu saja. Pembelinya anak-anak sekolah,” jelas Tera Wonda.

Hal lain disampikan Yulius Telenggen. Ia juga heran dengan banjir yang tidak mengantam  kios kecil milik Tera.

“Batu-batu besar itu turun tapi saya juga heran karena tidak hajar kios itu,” ucapnya.

Telenggen mengatkan kios ini banyak membantu orang di saat musibah terjadi.

“Hari kedua dan ke iga itu tidak ada makan jadi teman-teman makan makanan yang ada di kios itu,” kata Telenggen. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top