Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

KNPB menyampaikan duka cita atas berpulangnya Uskup Timika

Uskup Timika Mgr John Philip Saklil Pr.
– Dokumentasi Dokpen KWI

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dekai, Jubi – Komite Nasional Papua Barat atau KNPB menyampaikan rasa berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Uskup Timika Mgr John Philip Saklil Pr pada Sabtu (3/8/2019). Ketua KNPB Pusat, Agus Kossay mengatakan  Mgr John Philip Saklil Pr berjasa besar menjaga martabat dan keselamatan orang asli Papua.

Kossay menyatakan berpulangnya Mgr John Philip Saklil merupakan kehilangan besar bagi orang asli Papua.  “Beliau punya jasa besar dalam proses perjuangan yang kita bangun selama ini. Kami merasa kehilangan [seorang lagi] tokoh dari Gereja Katolik. Beliau [adalah] orang yang selalu ada bersama kami, [namun kini] beliau sudah tidak [menyertai kami lagi],” kata Kossay, Sabtu.

Sebagai Uskup Timika, demikian menurut Kossay, Mgr John Philip Saklil Pr terus menerus menyuarakan seruan kenabian bagi orang asli Papua, dan konsisten menjaga hak rakyat Papua. “Dengan ini, kami menyatakan bela sungkawa kami yang mendalam atas kepergian beliau,” kata Kossay.

Ketua KNPB Timika, Steven Itlay mengatakan, Uskup Timika Mgr John Philip Saklil Pr adalah orangtua bagi setiap orang asli Papua, termasuk orang asli Papua yang sedang memperjuangkan tuntutan kemerdekaan bangsa Papua. Sebagai seorang pemimpin gereja, Uskup Saklil memilih gaya, cara, dan strategi tersendiri dalam memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan keutuhan orang asli Papua.

Loading...
;

Itlay menyebut, Mgr John Philip Saklil Pr adalah salah satu tokoh yang paling kerap berdialog dan memberikan masukan kepada para aktivis KNPB. “Dia berjuang yang tidak diketahui dan dilihat oleh banyak orang Papua. Beliau selalu membantu semua pihak, beliau [seperti] menjadi orangtua [bagi] seorang Kelly Kwalik. Beliau berada di belakang, berjuang dengan gaya, cara, dan strateginya sendiri. Beliau bekerja dan berkorban untuk bangsa kita [Papua],” ujar Itlay.

Itlay menyandingkan jasa besar Mgr John Philip Saklil Pr dengan kegigihan Pastor Neles Tebay Pr, seorang Imam Praja orang asli Papua, yang hingga akhir hayatnya memperjuangkan dialog damai sebagai jalan untuk menyelesaikan konflik di Papua. “Uskup Saklil dan Pastor Neles Tebay banyak berjuang, melakukan hal yang tidak banyak dilihat orang,” kata Itlay. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top