Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Komisi V DPR Papua turut berpartisipasi untuk Geisler Ap

Komisi V DPR Papua saat bersama Geisler Ap dan manajernya – Jubi. Dok Komisi V DPR Papua.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Komisi V DPR Papua yang membidangi olah raga turut berpartisipasi membantu juara World Boxing Council (WBC) Asia asal Papua, Geisler Ap yang kini sedang menggalang dana untuk membiayai pertandingan mempertahankan gelarnya perebutan gelar WBA.

Komisi V DPR Papua membantu Geisler Ap senilai Rp 30 juta. Bantuan dana itu diserahkan Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau bersama Sekretaris komisi, Natan Pahabol serta anggota komisi, Yohanis Rumsumbre dan Frits Tobo Wakasu kepada Geisler Ap bersama manajernya di ruang Komisi V DPR Papua, Senin (15/7/2019).

Sekretaris Komisi V DPR Papua, Natan Pahabol mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya kepada anak Papua yang berprestasi dalam bidang olah raga.

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir Komisi V DPR Papua terus mengikuti informasi di media cetak, media elektronik, juga media sosial mengenai upaya Geisler yang menggalang dana untuk membiayai pertandiangannya.

Loading...
;

Dalam pertandingan wajib tersebut, Geisler yang menjadi promotor untuk dirinya sendiri akan melawan petinju asal Pakistan, Muhammad Bilal di GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Papua pada pada 20 Juli 2019.

“Kami mengundang Geisler dan menyerahkan bantuan. Kami berharap ia dapat mempertahankan gelar juaranya dan merebut gelar WBA,” kata Natan Pahabol usai penyerahan bantuan.

Bantuan yang diserahkan komisinya kepada Geisler Ap kata Natan Pahabol, berasal dari kantong pribadi ketua, wakil ketua, sekretaris dan para anggota Komisi V DPR Papua.

“Kami kumpul-kumpul uang dan terkumpul Rp 20 juta ditambah bantuan dari wakil ketua Komisi V Rp 10 juta. Nominal yang kami berikan ini memang tidak seberapa, tapi itu bukan ukuran. Ini bentuk kepedulian kami kepada anak asli Papua yang berprestasi,” ujarnya.

Ia mengajak semua pihak di Papua yang memiliki materi cukup untuk turut membantu Geisler Ap, sebagai bentuk kepedulian kepada anak asli Papua berprestasi di kancah internasional.

“Pertandingan Geisler Ap mestinya dilangsungkan di ibu kota negara, tapi karena Geisler merasa sebagai anak Papua ia mesti menunjukkan talentanya di tanah kelahirnnya, sebagai motivasi kepada anak-anak Papua lainnya,” ucapnya.

Anggota Komisi V DPR Papua, Yohanis Runsombre mengatakan hal yang sama. Menurutnya, komisinya terpanggil membantu Geisler Ap karena ia membuktikan jika anak asli Papia jua bisa bertanding di kancah internasional.

“Geisler Ap merepresentasikan kehormatan dan harga diri orang asli Papua. Ia membuktikan kalau orang asli Papua juga bisa berlaga di tingkat internasional,” kata Ronsumbre.

Geisler Ap membutuhkan dana sekitar Rp 750 juta untuk menggelar pertandingan mempertahankan gelar juaranya, dan perebutan gelar sabuk WBA.

Dana itu akan digunakan untuk membayar badan tinju WBC Rp 200 juta dan untuk badan tinju WBA Rp 200 juta. Geisler Ap juga mesti membiayai semua akomodasi petinju yang akan menjadi lawannya bersama beserta pelatihnya, presiden WBC dan presiden WBA.

Dari bantuan sejumlah pihak, dana yang terkumpul kini berkisar Rp 350 juta.Geisler Ap masih membutuh sekitar Rp 400 juta lagi untuk dapat menggelar pertandingan. Jika pertandingan wajib tersebut tidak dapat terlaksana dalam tiga atau empat bulan, gelar sabuk tinju WBC Asia milik Geisler Ap akan dicopot. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top