Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Komnas HAM: berikan hak rasa aman bagi semua 

Mahasiswa yang ditahan di Mako Brimob dari kejauhan- Jubi/ David Sobolim

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Setelah terjadi kerusuhan di Papua beberapa hari belakangan ini, warga perlu mendapatkan hak rasa aman di negara ini.

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua,  Frits Ramandey setelah mendampingi mahasiswa yang diamankan di Brimob Kotaraja kepada wartawan mengatakan, setelah proses negosiasi perlu pemulihan hak atas rasa aman bagi warga negara.

Dia mengatakan Komnas HAM mempunyai tanggung jawab untuk mendampingi warga yang menjadi korban. Bukan hanya di Jayapura tetapi juga di Wamena. Untuk di Wamena, Gubernur sudah memerintahkan untuk turun ke sana. “Tetapi Komnas HAM belum ke sana karena pesawat tidak layani,” kata Ramandey

Di Jayapura dirinya sudah mendampingi para mahasiswa yang diamankan di Mako Brimob. Memastikan bahwa mahasiswa yang diamankan tersebut di perlakukan dengan baik.

Dan mahasiswa dibawa ke di lapangan terbuka sore (Senin) hingga siang (Selasa) itu menurutnya merupakan situasional. Dia mengatakan para mahasiswa tidak mau makan. Pihak Brimob sudah memberikan baju untuk dipakai mahasiswa.

Loading...
;

Dan Komnas HAM menyerukan untuk memastikan kepulangan mahasiswa dari mako Bri-mob ke rumah (posko masing-masing). Katanya itu perintah gubernur kepada Komnas HAM perwakilan Papua untuk mendampingi.

Dia juga mengimbau tidak ada aksi pembalasan. Semua pihak perlu menahan diri.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengimbau kepada warganya untuk tidak melakukan aksi palang jalan atau bakar ban. Untuk menjaga kota Jayapura yang aman dan damai.(*)

Editor: Syam Terrajana

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top