Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Komnas HAM identifikasi dugaan pelanggaran HAM sepanjang Agustus

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey (kanan) dan Jorgen Numberi (kiri) – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi- Komnas HAM perwakilan Papua mengaku sudah mengidentifikasi dugaan terjadinya pelanggaran HAM selama aksi demonstrasi mengecam ujaran rasis di berbagai daerah di Papua yang berlangsung selama 19-30 Agustus 2019.

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey kepada Jubi, Senin petang (9/9/2019) mengatakan, dugaan pelanggaran HAM yang berhasil diidentifikasi diantaranya pelanggaran hak publik mendapat pelayanan, pelanggaran hak mendapat pendidikan dan hak mendapat pelayanan kesehatan.

“Yang signifikan menonjol adalah hak atas pendidik terabaikan hampir di semua Papua. Mungkin 90 persen pendidikan terganggu,” kata Ramandey.

Menurutnya, dalam rentang waktu tersebut, pelayanan kesehatan di berbagai Puskesmas tidak berjalan.

Loading...
;

Hal yang sama dikatakan bidang penegakan Komnas HAM perwakilan Papua, Jorgen Numberi. Menurutnya, selain pelayanan pemerintahan tidak berjalan, hak mendapat pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat terhambat, hal lain yang dirasakan masyarakat ketika itu, adalah tidak merasa aman.

“Misalnya di RSUD Jayapura, ada perawat yang sudah lepas dinas, mau pulang tidak bisa pulang dan ada yang mau datang dinas tidak bisa datang karena situasi itu, misalnya saat demonstrasi pada 29 Agustus 2019,” kata Jorgen Numberi. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top