Kompolnas nilai Polda Papua Barat paling aman di Indonesia

Kompolnas nilai Polda Papua Barat paling aman di Indonesia

Polda Papua Barat oleh Kompolnas dibebut sebagai Polda paling aman dan megah di Indonesia. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Manokwari, Jubi – Usia Polda Papua Barat yang menginjak empat tahun setelah terpisah dari Polda Papua, terus dimonitor oleh Kompolnas RI.

Poengky Indarti, anggota Kompolnas RI hadir selama dua hari di Polda Papua Barat, untuk melihat kesiapan SDM Polda dan menjaring masukan dari elemen masyarakat dan unsur Forkopimda berkaitan dengan keberadaan Polda Papua Barat.

“Kami apresiasi karena dalam kunjungan dan tatap muka dengan unsur Forkopimda, bisa hadir dalam pertemuan itu Wakil Gubernur Papua Barat dan Pangdam Kasuari, mereka juga memberikan masukan dan penguatan bagi Polda Papua Barat,” ujarnya, Kamis (14/3/2019).

Hasil dari kunjungan ini, kata Indarti, Kompolnas akan memberikan masukan kepada Presiden terkait dengan Polda Papua Barat sekaligus memberikan rekomendasi kepada Kapolri terkait prestasi, harapan dan tantangan yang dihadapi Polda Papua Barat.

“Banyak saran dan masukan yang kami terima dari pemerintah, jajaran samping maupun unsur masyarakat. Dan memang Polda Papua Barat relatif aman termasuk rencana pengamanan Pemilu 2019,” katanya.

Dia menyebutkan, dari pengalaman Pilkada 2014 wilayah Papua Barat masuk sebagai daerah rawan 1, meski akhirnya pelaksanaannya berlangsung aman. Juga diharap demikian untuk Pemilu 2019 ini.

“Jadi kami datang kesini selain pengumpulan data, temui tokoh tapi juga untuk melihat bagaimana Polda Papua Barat melakukan pengamanan Pemilu 2019. Kami berharap dapat berjalan dengan aman,” ujarnya.

Catatan lain yang diperoleh dari para tokoh terkait dengan Miras dan Narkoba, itu memang sedang digalakkan oleh Polda Papua Barat melalui usulan pengaktifan kembali patroli gabungan (Garnisun) yang akan segera ditindak lanjuti.

Kapolda Brigjen Rudolf Albert Rodja mengatakan, untuk kondisi Kamtibmas Pemilu 2019 dipastikan aman. Hal itu diakui Rodja dengan pengalaman pengamanan Pilkada 2014.

“Pilkada 2014 Papua Barat dikategorikan rawan 1 karena indikatornya memang polemik kedudukan ibukota Kabupaten Maybrat. Tapi sekarang sudah selesai dan aman, jadi menurut saya sudah tidak rawan lagi, hanya saja masyarakat DPR dan pemerintah di sana tetap jaga keamanan bersama,” ujar Rodja. (*).

Editor: Syam Terrajana

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)