Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Komponen pemuda Jayapura tolak rasisme

Ketua KNPI Kabupaten Jayapura, Erol Marweri, saat diwawancarai media – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Komponen Pemuda di Kabupaten Jayapura dibawah payung KNPI menolak dengan tegas tindakan rasis yang terjadi baru-baru ini terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Semarang, dan Malang.

Ketua KNPI Kabupaten Jayapura, Erol Mody Marweri, mengatakan pihaknya dengan tegas menolak rasisme dan ujaran kebencian di bumi Khena Mbai Umbai.

Menurutnya, Kabupaten Jayapura sebagai zona integritas tidak boleh dinodai dengan ujaran kebencian apalagi rasisme yang nyata-nyata akan menjurus kepada disintegrasi bangsa.

“Sebagai sesama anak bangsa di daerah, hal ini harus menjadi catatan penting bagi segenap komponen pemuda di sini. Bahwa, apapun itu bentuknya, pemuda wajib menjadi garda terdepan untuk menjaga kedamaian, keamanan, dan siap menjadi agen perubahan dalam proses pembangunan yang sedang berlangsung,” ujar Erol Marweri,dalam jumpa persnya bersama masyarakat adat dan kompeonen pemuda di Sentani, Senin (26/8/2019).

Loading...
;

Dikatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya bersama seluruh komponen masyarakat akan melaksanakan aksi yang besar dalam sebuah deklarasi bagi komponen masyarakat untuk menjaga kedamaian di daerah ini.

“Hari Kamis besok kami akan ada kegiatan deklarasi damai secara besar-besaran dengan menggandeng pemerintah daerah, seluruh komponen masyarakat adat, paguyuban Nusantara di Kabupaten Jayapura,” ungkapnya.

Sementara itu, Ondofolo Kampung Yokiwa,  Jakobus Fiabetauw, yang juga pengurus DAS Sentani mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan membuat sebuah regulasi khusus terkait aktivitas masyarakat di wilayah adat tertentu.

“Setiap warga masyarakat adat Sentani tidak boleh melakukan aktivitas demo atau yang mengganggu aktivitas umum di tempat lain atau daerah lain, demikian pula di wilayah adat Kabupaten Jayapura. Hal yang sama juga akan kami sampaikan kepada dewan adat suku mana saja yang masyarakatnya bermukim di wilayah adat Sentani,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top