Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kondisi asrama putra SMK Negeri 1 Nabir, mendesak untuk direnovasi

Sejumlah penghuni asrama SMK Negeri 1 Nabire, di depan bangunan asrama – Piyaiyepai for Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura,Jubi – Bangunan asrama putra SMK Negeri 1 Nabire dinilai mendesak untuk direnovasi , sejak gempa bumi porak-porandakkan Nabire tahun 2004, asrama tersebut dibiarkan oleh semua pihak, bahkan pihak sekolah sekalipun.

Padahal menurut ketua asrama, Yanuarius Magai kondisi bangunan asrama tersebut sudah masuk kategori tidak layak huni. Menurutnya perlu ada campur tangan dari pihak sekolah untuk menyampaikan kepada Pemkab setempat.

“Sebenarnya belum bisa bilang asrama, karena sudah sejak lama, waktu kaka-kaka alumni juga tinggal sudah dibiarkan. Kami tinggal juga hanya karena siswa SMK Negeri 1. Jadi kami benar-benar diabaikan,” ujarnya kepada Jubi melalui telepon selulernya, Minggu (27/10/2019).

Asrama tersebut, kaat dia, dihuni oleh 25 orang siswa yang berasal dari Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai dan Intan Jaya yang berada pada kelas X, XI, dan XII.

Kondisi atap asrama sudah hancur, plafon, pintu dan jendela juga telah hancur . Selama ini, pihaknya menggunakan triplek sebagai pengganti.

Loading...
;

“Air pun kami harus tunggu hujan turun, tidak ada air PDAM. Kalau lampu aman, tapi untuk makan dan minum kami beli selalu patungan bahkan orang yang suka rela berikan,” katanya.

Leonarda Makai, salah satu orang yang sering membantu memberikan makanan pokok di asrama tersebut, mengatakan sudah banyak yang bagian bangunan asrama. atap nampak lepas, demikian juga dengan loteng sudah mau lepas.

Leonarda Makai, mengatakan pada hari jumat ia memberikan bantuan berupa beras satu karung berisi 20 kilogram dan uang tunai sebesar 1 juta rupiah kepada penghuni asrama.

“Saya sangat sedih dengan keberadaanasrama ini. Ini sudah dibangun Pemda puluhan tahun silam, tapi diabaikan. Saya biasa lewat itu lihat mereka [penghuni] semacam kehilangan induk,” kata Makai.

Padahal di Papua kata dia, berlaku Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua di dalamnya tiga hal utama . Salah satunya bidang pendidikan.

“Sehingga asrama putra ini segera diperhatikan. Bila perlu dibangun baru, ini aset milik sekolah negeri berarti kepemilikannya pemerintah daerah setempat,” ujar dia.

Pihaknya sekolah yang sempat dihubungi jurnalis Jubi, belum bisa terhubung lantaran sedang tidak aktif. dua kali pesan pendek (SMS) juga tidak dibalas.

Siprianus Tekege, salah satu alumni di asrama tersebut mengatakan, sejak pihaknya bersekolah juga mengalami nasib yang sama.

“Waktu kami sekolah tahun 2004 juga sama, tidak ada kepedulian dari pemerintah. Hanya ada nama asrama milik SMK 1,” kata Tekege.

Pihaknya juga telah mengajukan permohonan bantuan renovasi semasa itu, namun belum pernah direspon oleh pihak Pemerintah.

“Kalau adik-adik bilang kondisi asrama sudah tidak layak pakai. Sebab, sejumlah fasilitas rusak bahkan tidak bisa dipergunakan, ya itu memang benar. Itu sudah lama sejak kami masih sekolah dan tinggal di asrama itu juga rusak, tidak ada kepedulian,” ujarnya.

Padahal menurutnya hampir semua kegiatan dari sekolah diundang pemeritah untuk hadiri bahkan melihat dari dekat kondisi itu.

“Saya lihat mereka hanya datang cek-cek saja tanpa tindakan. Tapi syukur karena kebutuhan laboratorium dipenuhi. Namun jangan lupa hunian anak-anak sekolah, karena itu satu paket di satu sekolah,” ucap alumni SMK Negeri 1 Nabire tahun 2005 ini.

Dari asrama tersebut menurutnya, telah menghasilan sumber daya manusia handal di Saireri dan Meepago. Mereka telah bekerja di swasta dan negeri, sehingga dalam waktu dekat dirinya akan mengumpulkan untuk membahas keberadaan asrama itu

Belum dilakukan konfirmasi lebih jauh kepada Pemerintah Daerah Nabire terkait hal ini. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top