Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Konferensi sehari di NZ, West Papua dibahas

Dr Anna Powles dosen di Massey University. – Samoa Observer/Misiona Simo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Auckland, Jubi – Diplomat-diplomat, akademisi, dan pemimpin youth groups Pasifik berkumpul di Auckland, Selandia Baru, pekan lalu, untuk membahas isu keamanan, pembangunan ekonomi, dan masalah mendesak lainnya yang membentuk masa depan kawasan ini.

Pertemuan Pacific Futures ini diadakan pada 18 Oktober, dan dihadiri oleh pembicara dari seluruh wilayah, termasuk Wakil Perdana Menteri Samoa, Afioga Fiame Naomi Mata’afa, Menteri Pasifik Selandia Baru, Aupito William Sio, dan Wakil Perdana Menteri Selandia Baru, Winston Peters, yang akan menyampaikan pidato sebagai penatar keynote.

Direktur Eksekutif Institute of International Affairs Selandia Baru, Melanie Thornton, berkata konferensi itu hanya akan membahas tentang Pasifik, dengan lebih dari 80 % narasumber berasal dari Pasifik atau berketurunan Pasifik.

“Konferensi ini sangat penting untuk memahami dinamika yang baru di Pasifik dan apa artinya bagi komunitas diplomat, komunitas bisnis, dan untuk komunitas Pasifika dan Selandia Baru di mana saja,” katanya.

Loading...
;

Masyarakat umum juga telah diundang untuk menghadiri konferensi itu, agar bisa mendapatkan pemahaman tentang tantangan-tantangan regional dan upaya-upaya positif yang sedang berlangsung di negara-negara dan organisasi-organisasi Pasifik, tuturnya.

Isu keamanan Pasifik diharapkan menjadi topik pembahasan utama dalam konferensi ini, tepat ketika Tiongkok sedang mengumpulkan dukungan dan meningkatkan pengaruhnya di wilayah tersebut.

Persoalan utama lainnya yang pasti akan diangkat adalah situasi di West Papua, yang telah menyebabkan lebih dari 30 orang meninggal dunia dan ribuan lainnya mengungsi, sementara militer Indonesia terus menerus bentrok dengan pengunjuk rasa.

Dr Anna Powles, dosen studi keamanan di Massey University, menjelaskan pentingnya membahas West Papua dalam konferensi tersebut, karena ini merupakan masalah keamanan regional.

“Apa yang terjadi di Papua adalah isu Keamanan Manusia dan karena itu adalah masalah Keamanan Manusia, itu adalah masalah keamanan regional untuk Selandia Baru dan sekelompok negara kepulauan Pasifik.”

“Selandia Baru adalah penandatangan Deklarasi Boe yang mengikutsertakan konsep keamanan yang diperluas mencakup Keamanan Manusia.”

“Ada potensi untuk peran yang baru bagi Selandia Baru, serupa dengan peran yang dimainkan Selandia Baru sebagai perantara perdamaian di Bougainville, Selandia Baru dapat menawarkan lokasi yang baik untuk mendukung dialog antara Papua dan Indonesia.”

Menteri Luar Negeri Vanuatu, Menteri Ralph Regenvanu, yang juga menghadiri konferensi itu berkata kepada Pacific Media Watch bahwa ia bermaksud untuk mengangkat masalah West Papua.

Pacific Futures juga akan membahas pengaruh generasi muda dalam pembangunan Pasifik yang terus berkembang. (Asia Pacific Report/Michael Andrew)


Editor : Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top