Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

KONI Papua bekerjasama dengan BPJS untuk PON 2020

Ilustrasi atlet tinju Pertina Papua Barat sedang berlatih sebeum diseleksi untuk bisa mewakili Papua Barat pada PON XX – Jubi/Hans Arnold Kapisa.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua berencana akan bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan yang diperuntukan bagi atlet dan official yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di tanah Papua.

Hal ini dikatakan Anggota Bidang Hukum KONI Papua Hengky Sawaki kepada wartawan, Kamis (26/9/2019) di Jayapura.

“Pelayanan kesehatan dan juga keselamatan atlet dan official sangat penting. Untuk itu kami akan penuhi jaminan bagi para atlet dan official dengan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Dikatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak BPJS dan juga Sekretaris Dinas Kesehatan Papua dan akan diurus untuk atlet dan official untuk Fasilitas Kesehatan tingkat pertama (Tingkat 1).

Loading...
;

“Kalau angka yang dihitung yang berjalan Oktober 2019-Desember 2020 akan dibayarkan untuk kepentingan atlet, pelatih dan official juga pengurus KONI dan staff nilainya tidak terlalu besar, namun nilai itu belum bisa kita pastikan karena harus hitung-hitungan,” ujarnya.

Kata Sawaki, KONI Papua kedepan akan melihat kembali rumah sakit yang akan menjadi rujukan para atlet berdasarkan peralatan yang memadai. Selanjutnya akan dilakukan pemaparan kepada pengurus KONI, seluruh cabang olah raga dan Puslatprov Papua.

“Kami dari Bidang Hukum akan bersama- sama dengan Dokter Anthon akan melihat rumah sakit dan melihat rumusan-rumusan tentang kontrak kerja samanya,” katanya.

Terkait dengan pemilihan rumah sakit, kini rumah sakit Provita sudah bisa melayani BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dikatakan Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan Papua, Edison Souhawat belum lama ini di Jayapura.

“Bagi pemilik kartu BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja bisa berobat di RS Provita dan RS Provita resmi menjadi Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung seluruh biaya berobat pesertanya yang mengalami kecelakaan kerja. Fasilitas itu berlaku di seluruh jaringan RS yang berstatus PLKK.

“Semua biaya perawatan sampai dengan sembuh sesuai dengan kebutuhan medisnya akan dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan langsung kepada PLKK,” ujarnya.

Direktur RS Provita, Boy ER Wayong menjelaskan rumah sakitnya bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan pelayanan bagi peserta BPJS yang mengalami kecelakaan kerja. Wayong menyatakan RS Provinta akan memberikan layanan yang ditunjang peralatan medis modern, dan dokter siaga 24 jam.

“Kita berharap pada Mei nanti RS Provita juga akan bisa menerima pasien BPJS Kesehatan. Dengan demikian, visi RS Provinta untuk memberikan pelayanan sosial yang lebih luas bisa tercapai,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top