Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

KONI Pusat dan Kemenpora menilai progres pembangunan venue PON XX berjalan baik

Renovasi GOR Cenderawasih yang saat ini sedang dalam pengerjaan. Foto ini diambil 14 Oktober 2019 – Jubi/Jean Bisay

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di provinsi Papua 2020 tinggal 368 hari lagi. Kemenpora melihat progres persiapan PON 2020 sudah berjalan baik dan sesuai jadwal.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Bidang Hukum Kemenpora Samsudin yang melakukan kunjungan bersama Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang  Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) I Nyoman Shuida meninjau venue PON 2020 di Papua, Jumat (11/10/2019) Minggu lalu.

“Kemenpora bersama Kemenko PMK, KONI Pusat, KONI Papua dan pemerintahan daerah sudah melihat langsung progres kesiapan tuan rumah untuk PON 2020 nanti. Dan alhamdulilah semua berjalan baik dan sesuai progres. Kita juga melihat beberapa kesiapan venue yang akan dipakai nanti. Dan semua saya lihat masih berjalan baik dan sesuai jadwal,” kata Samsudin yang juga didampingi Ketua Umum KONI, Letjen (Purn) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum KONI Suwarno dalam kunjungan ke Jayapura pekan lalu.

Venue PON 2020 yang dikunjungi diantaranya GOR Cendrawasih yang akan digunakan untuk Cabang Olahraga (Cabor) Tinju, GOR Waringin untuk Cabor Bulu Tangkis, Venue Tenis lapangan yang berada di area Pemerintah Kota Jayapura serta Istora yang akan digunakan untuk gymnastic. Rombongan juga menyambangi Stadion Papua Bangkit yang akan digunakan untuk upacara pembukaan dan penutupan, venue akuatik, serta venue kriket.

Loading...
;

Pada kunjungan kali ini juga dilakukan penandatanganan SK Penetapan Cabang Olahraga oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn)  Marciano Norman dan Gubernur Papua Lukas Enembe serta disaksikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK I Nyoman Shuida.

Adapun jumlah Cabor yang disepakati berjumlah 37 cabor. “Jumlah cabor yang akan dipertandingkan juga sudah disepekati dan ada penandatanganan SK dengan Gubernur Papua. Mengenai cabor yang tidak masuk dan sudah menjalankan pelatihan daerah (Pelatda), Kemenpora akan terus mengawal sebagai proses pembibitan,” ujarnya.

Wakil Ketua I KONI Pusat, Suwarno mengatakan, venue untuk pelaksanaan PON XX 2020 sudah mencapai 65 persen. Diharapkan tahun depan sudah rampung secara keseluruhan.

“Perkembangan venue dari dana APBN seperti Istora PON, Aquatik, lapangan Cricket dan Hockey dari apa yang saya lihat rata-rata progresnya mencapai 45 persen. Jadi diharapkan pada bulan Desember 2019 bisa mencapai 70 persen dan paling lambat bulan Juli 2020 akan bisa selesai semuanya,” katanya kepada wartawan di Jayapura.

Dikatakan, untuk pembangunan dan renovasi beberapa venue yang menggunakan dana APBD provinsi dan kabupaten seperti renovasi GOR Cenderawasih, renovasi dan pembangunan lapangan tenis, renovasi GOR Waringin, dan GOR Towere ditargetkan akan selesai pada Desember 2019.

“Kalau GOR Cenderawasih optimis selesai Desember 2019, untuk pembangunan dan renovasi Tujuh lapangan tenis, dilihat dari volume pengerjaannya kemungkinan akan rampung pada Januari 2020. Itupun kalau molor, tetapi target awalnya tetap rampung pada Desember 2019,” ujarnya.

Suwarno bilang dua venue yang masih dalam proses pending issu yaitu renovasi GOR Waringin dan pembuatan jalan dari Sentani menuju Doyo Baru dimana prosesnya belum dikerjakan hingga kini.

“Untuk proses renovasi GOR Waringin tidak berat. Saya melihat ada perbaikan atap dan lantai serta penambahan pendingin ruangan apabila GOR tersebut digunakan untuk pertandingan bulu tangkis. Ini harus ada kesepakatan yang harus dibangun antara provinsi maupun kota Jayapura agar ada kepastian soal proses renovasi GOR menggunakan dana APBD kabupaten atau provinsi,” katanya.

“Kalau untuk pembangunan jalan, saya mendengar memang sudah dialokasi dana dari APBD kabupaten namun harus segera ditangani, karena prosesnya akan panjang. Nah, dua pending issu ini walaupun penanganannya tidak lama dan volume pekerjaannya sedikit tetapi akan tetap menjadi sebuah ganjalan,” katanya.

Sedangkan untuk pembangunan lapangan voli di Koya menurut Suwarno sudah dalam proses pengerjaan. “Lapangan voli dalam proses. Kalau pembangunan GOR di Koya yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bantuan dari Kemenpora itu juga proses pembangunannya sudah dimulai,” ujarnya.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) I Nyoman Shuida mengatakan kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana progres renovasi maupun pembangunan venue untuk keperluan PON XX Papua 2020.

Shuida berharap penyelenggaraan PON 2020 dapat berjalan baik dan lancar sehingga tercatat sebagai event olahraga nasional yang sukses. Meski begitu, Shuida mengingatkan, tugas penyelenggaraan PON 2020 bukan  hanya tanggungjawab Pemerintah Provinsi Papua saja, tetapi juga pemerintah pusat serta stakeholder terkait. (*)

Editor: Jean Bisay

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top