Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Konsultan ketiga didatangkan pelajari tumpahan limbah Basamuk di Madang

Menteri Konservasi Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim, Wera Mori. – Post-Courier

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Penyelidikan yang diayomi oleh Pemerintah PNG atas insiden tumpahan limpah Basamuk di Madang, akan dilakukan dengan pendekatan studi multidisiplin terintegrasi. Menteri Konservasi Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim PNG, Wera Mori, mengumumkan hal ini sebelum meninggalkan PNG untuk menghadiri konferensi perubahan iklim global COP25 di Madrid, Spanyol, Jumat kemarin (8/12/2019).

Dia memberikan pengarahan tentang peristiwa tumpahan limbah, seraya menunjukkan komitmen maksimum pemerintah dalam mengatasi persoalan ini.

Mori berkata tujuan dari penelitian itu sekarang adalah untuk mendapatkan semua informasi dan data yang diperlukan, untuk memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat atas tumpahan itu, berdasarkan bukti ilmiah yang konklusif karena ‘sains tidak berbohong’.

Mori mengungkapkan bahwa penyelidikan awal yang dilakukan oleh Otoritas Konservasi dan Perlindungan Lingkungan Hidup (CEPA) menunjukkan tidak ada polusi, tetapi karena ada protes yang meluas dan laporan yang bertentangan Dr Alex Mojon yang dilibatkan oleh Pemerintah Provinsi Madang, pemerintah nasional sekarang mengambil langkah lebih lanjut untuk menyelesaikan masalah ini.

Kabinet PNG dilaporkan telah menyetujui adanya penyelidikan komprehensif, dan konsultan BMT Eastern Australia Pty Ltd telah dikontrak untuk mendukung studi itu, karena ia adalah perusahaan konsultan internasional multidisiplin bidang teknik, sains, dan teknologi terkemuka yang menawarkan berbagai layanan di bidang lingkungan hidup, sektor energi, perkapalan, pelabuhan, dan pertahanan.

Loading...
;

“Tim air dan lingkungan hidup BMT diakui sebagai salah satu konsultan lingkungan hidup utama Australia, dan mereka bekerja di lima benua, di lebih dari 30 negara. Kami meminta mereka ikut serta agar menambah kredibilitas dalam penyelidikan yang akan dilakukan. Studi ini akan meluas, dan dengan dukungan dari petugas-petugas teknis CEPA kami, mereka telah melakukan fase pertama yaitu survei penjajakan atau rencana pengambilan sampel.”

“Perjalanan kedua adalah implementasi rencana pengambilan sampel, dan ini akan dilakukan setelah Tahun Baru, dimana semua pihak akan terlibat, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi Madang, sehingga pengambilan sampel dilakukan secara akurat,” kata Mori.

Wori juga mengatakan bahwa semua pihak, termasuk penyelidik independen, pakar-pakar, dan tim dari Pemerintah Provinsi Madang, juga menjadi bagian dari proses analisis. (Post-Courier)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top