Korban meninggal akibat banjir di Malawi meningkat menjadi 56 orang

Korban meninggal akibat banjir di Malawi meningkat menjadi 56 orang

Desa-desa di Samoa saat banjir pada awal 2018. – Samoa Observer/Misiona Simo

Pemerintah negara tersebut kini juga mewaspadai badai tropis yang mendekat.

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Blantyre, Jubi  – Jumlah korban tewas dalam bencana banjir di wilayah selatan Malawi meningkat menjadi 56 orang. Pemerintah negara tersebut kini juga mewaspadai badai tropis yang mendekat.

Hampir 83 ribu orang dipindahkan sejak badai mulai menerjang sepekan yang lalu dan menyebabkan tanggul-tanggul sungai jebol, menenggelamkan rumah-rumah penduduk, memutus aliran listrik dan pasokan air bersih di sejumlah tempat.

Juru bicara Departemen Penanggulangan Bencana, Chipilliro Khamula, mengatakan korban meninggal tercatat 56 jiwa pada Selasa dan 577 orang lainnya mengalami luka. “Kebanyakan keluarga yang harus mengungsi kini tinggal di tenda-tenda,” kata Khamula, disiarkan Reuters.

Baca juga : Bencana kemanusiaan di Yaman dinilai mengkhawatirkan

Bencana Grenfell, Inggris didesak bangun jutaan rumah sosial

Menurut Departemen Perubahan Iklim dan Layanan Meteorologi, saat ini Malawi berada dalam keadaan siaga menghadapi hujan yang lebih deras dan banjir pada Kamis ketika badai tropis diperkirakan menyapu ke Beira di negara tetangga Mozambique.

Baca juga : Bencana alam terus terjadi di Kepulauan Solomon

Badai tersebut akan mencurahkan hujan lebat dan banjir di atas Mozambique, sebelum bergerak ke selatan Malawi dan selanjutnya ke Zimbabwe, menurut ketua departemen Jolam Nhhokwe.

Presiden Malawi, Arthur Peter Mutharika, menyatakan bencana alam di Malawi selatan pada Jumat pekan lalu telah membatalkan perjalanan ke wilayah utara untuk meninjau banjir. (*)

Editor : Edi Faisol

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)