Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Korea Utara sambut meriah kehadiran presiden China

Kim Jong Un, pixabay.com

Kantor berita Korea Utara KCNA, Jumat, (21/6/2019) menyebutkan momentum itu dinilai baik untuk kedamaian regional

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Seoul, Jubi – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dan Presiden China Xi Jinping telah bersepakat membangun penguatan ikatan bilateral antara kedua negara, saat hubungan internasional yang serius dan rumit.  Kantor berita Korea Utara KCNA, Jumat, (21/6/2019) menyebutkan momentum itu dinilai baik untuk kedamaian regional.

Xi tiba di ibu kota Korea Utara Pyongyang pada Kamis (20/6/2019) untuk lawatan dua hari yang merupakan kunjungan kenegaraan pertama oleh pemimpin China ke Korea Utara dalam kurun waktu 14 tahun terakhir. Ia disambut meriah, termasuk dengan pertunjukan lagu “Saya Cinta Engkau, China” oleh ribuan orang mengangkat poster yang membentuk gambaran wajah Xi dan bendera China.

Berita terkait : Dituding jadi penghalang hubungan AS-Korut, ini jawaban China

Loading...
;

Dubes Korea Utara di Italia hilang

Korea Utara bakal bebaskan warga Jepang

China adalah satu-satunya sekutu utama Korea Utara, dan kunjungan Xi bertujuan untuk mendukung pemerintah Korea Utara melawan tekanan sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atas program nuklir dan misil serta uraian pembicaraan denuklirisasi dengan Amerika Serikat (AS).

Kunjungan itu dilakukan satu pekan sebelum Xi dan Presiden AS Donald Trump direncanakan bertemu pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, di tengah perang dagang yang sedang terjadi.

Video dan foto media resmi Korea Utara menunjukkan Kim dan Xi tersenyum lebar di bandara Pyongyang. Mereka menyusuri jalanan ibu kota dengan limosin dengan atap terbuka, kemudian menghadiri pertunjukan seni dan tari propaganda “Mass Games”.

Pertunjukan bertajuk “Sosialisme Tak Terkalahkan” itu disiapkan khusus untuk kunjungan Xi, termasuk dengan penampilan lagu “Tidak Ada China Baru tanpa Partai Komunis” dan “Saya Cinta Engkau, China”, kata KCNA.

Satu tanda dalam karakter Mandarin bertuliskan “senang bertemu denganmu, Eyang Xi.”

Sementara itu surat kabar resmi milik partai berkuasa di Korea Utara, Rodong Sinmun, menerbitkan edisi perpanjangan khusus pada Jumat dengan delapan dari 10 halaman berisi tulisan dan foto tentang kunjungan Xi.

Kim menyebut bahwa kunjungan Xi merupakan “penentu” untuk menunjukkan persahabatan mereka yang tak berubah kepada dunia, menurut KCNA. Walaupun demikian, hubungan mereka juga sempat tegang beberapa kali, terutama karena program nuklir Korea Utara.

“Kedua pemimpin negara itu sepakat untuk mempromosikan komunikasi strategis dan menguatkan kerja sama di semua bidang,” tulis KCNA.

Pada Kamis, Xi memuji usaha pemerintah Korea Utara atas denuklirisasi dan menyatakan bahwa dunia berharap Korea Utara dan AS untuk melakukan pembicaraan serta berhasil mencapai sesuatu. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top