Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kota Jayapura, pemersatu umat beragama lewat Pesparani I Katolik

Sekda Kota Jayapura, Frans Pekey – Jubi/Dok. Panitia Pesparani I Katolik

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Kota Jayapura menjadi tempat mempersatukan umat dari semua kalangan agama lewat pesta paduan suara gerejani (Pesparani) I Katolik tingkat Provinsi Papua, yang berlangsung
14-18 November 2019.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan dengan pelaksanaan Pesparani I Katolik tingkat Provinsi Papua lebih menumbuh kembangkan serta memupuk rasa persaudaraan serta toleransi antar umat beragama.

Pernyataan itu dikatakan Frans Pekey usai acara pembukaan Pesparani I Katolik tingkat Provinsi Papua, di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Kamis malam (14/11/2019).

“Kami bersyukur, dengan ditunjuknya Kota Jayapura sebagai pelaksana Pesparani I Katolik. Ajang ini semakin memupuk dan menyatukan persaudaraan antara umat Katolik dengan semua umat beragama di kota ini,” kata Frans Pekey dalam siaran pers yang diterima Jubi.

Loading...
;

Sebagai ibu kota Provinsi Papua, penduduk Kota Jayapura berasal dari berbagai suku, agama, ras, golongan dan budaya berbeda. Pelaksanaan Pesparani yang melibatkan semua agama menunjukkan keharmonisan antarumat beragama.

“Ini menunjukkan adanya keberagaman. Bukan perbedaan tetapi menunjukkan kekuatan dan keharmonisan kehidupan umat beragama. Selamat datang dan bertanding kepada 14 kontingen perwakilan dari 14 kabupaten/kota di Papua,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai tuan rumah Pemerintah Kota Jayapura menyiapkan sebanyak 13 bus sebagai sarana transportasi dan kebutuhan lainnya. Diharapkan kegiatan tersebut memberikan pesan damai untuk semua kalangan.

“Saya juga mengapresiasi penampilan kelompok Qasidah Az Zahra dari Masjid Raya Jayapura yang tampil pada acara pembukaan,” ucapnya.

Sementara Asisten II Setda Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad mengatakan Pesparani) I Katolik ini bukan sekadar sebagai ajang perlombaan paduan suara, juga dapat menjaga semangat persaudaraan sesama umat beragama di tanah Papua, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Terlebih mengingat situasi bangsa dan negara yang akhir-akhir ini sedang dilanda banyak cobaan. Pesparani I Katolik di Provinsi Papua menjadi momentum kebersamaan solidaritas,” kata Musa’ad.

Katanya, keterlibatan antarumat beragama dalam ajang Pesparani menjadi bukti semua agama hidup berdampingan dan sepakat ikut membangun Tanah Papua.

“Kota Jayapura yang menjadi tuan rumah, harus memberikan pelayanan terbaik. Kita tunjukkan kepada semua orang, bahwa keberagaman di tanah Papua dapat membawa sukacita. Dari negeri matahari terbit inilah, kita semua sebarkan cinta kasih untuk menyinari Indonesia,” ujarnya.
Pesparani I Katolik ini diikuti 14 kabupaten dari 29 kabupaten/kota di Papua yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Jayawijaya, Deiyai, Dogiyai, Nabire, Merauke, Asmat, Mappi, Biak, Yahukimo, Kepulauan Yapen dan Waropen.

Lomba Pesparani akan dilaksanakan pada empat lokasi yakni, Gereja Kristus Terang Dunia Waena, LPMP Kotaraja, Gereja Kristen Injili PNIEL Kotaraja dan STFT Fajar Timur Abepura dengan 13 mata lomba. (adv)

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top